Cegah korupsi, Pengurus DPD NCW Bekasi Raya Dilantik

Bekasi – ‎Pelantikan pengurus DPD National Corruption Watch (NCW) Bekasi Raya yang di gelar di gedung PGRI jalan Kobra tambun Selatan Sabtu (03/02/2024)

Ketua Umum NCW, Hanifa Sutrisna melantik Herman Parulian Simaremare ,S.Pd sebagai Ketua DPD NCW Bekasi Raya beserta pengurus masa bakti tahun 2023 sampai 2026.

Bacaan Lainnya

Usai pelantikan Ketua Umum Hanifa Sutrisna mengucapkan “Syukur akhir DPD NCW Bekasi Raya bisa dilantik dan ini merupakan awal dari pengurus untuk bisa memulai kegiatannya pemberantasan pencegahan tindak pidana korupsi,kolusi dan nepotisme,ucap Hanifa.

Hanifa Sutrisna menyampaikan,”kami di DPP NCW ada hal yang perlu dikaji ulang pembentukan Komisi pemberantasan korupsi,ini tidak menyentuh kepada korupsi, kolusi dan nepotisme”terang Hanifa.

“Kami berharap Korupsi,kolusi dan nepotisme dijadikan bagian yang terpenting untuk membuat negara kita menjadi lebih sejahtera,sejahtera ekonomi, sosial pendidikan,kesehatan dan sejahtera kebebasan memeluk agama dan kebebasan dalam menentukan sikap politik.

“Tidak ada tindakan represi, kriminalitas dan intimidasi dan ini merupakan satu hal yang menjadi pokok bagi kami di DPP NCW. bahwa pesta demokrasi harus dikawal oleh teman teman di DPW,DPD seluruh indonesia,pinta Hanifa

Hanifa berharap,dengan adanya kegagalan memaknai sebagai pemimpin di Bekasi Raya,sehingga terjerat hukum,”kami menghimbau kepada DPD NCW untuk lebih intens melakukan koordinasi, berdiskusi dengan semua Dinas dan elemen masyarakat yang menggunakan APBD untuk bisa berhati jangan sentuh yang namanya Extraordinary crime kejahatan yang luar biasa yaitu korupsi.tutup Hanifa.

Sementara ketua DPD NCW Bekasi Raya, Herman Parulian Simaremare mengatakan,Saya merasa sangat terhormat dan bersyukur bisa berdiri di hadapan ketua Umum NCW dan jajarannya juga di hadapan Forkopimda,serta undangan.

Herman menyampaikan”sebagai Ketua DPD NCW Bekasi Raya yang di percaya untuk mengemban amanah yang tentu tidak bisa saya emban tanpa dukungan penuh dari rekan-rekan sejawat semua,”ucap Herman.

“Pelantikan ini bukan hanya menandai awal perjalanan kepemimpinan saya, tetapi juga memperlihatkan Profesionalitas kita sebagai lembaga anti rasuah.
“Korupsi merupakan extraordinary crime, kejahatan luar biasa yang mengancam cita-cita anak Bangsa, kemakmuran dan kesejahteraan Masyarakat luas.

Herman menegaskan,”Guna menciptakan Indonesia Bersih bebas dari KKN dan Gratifikasi, khususnya Kota dan Kabupaten Bekasi yang kita cintai ini, NCW DPD Bekasi Raya hadir sebagai lembaga anti rasuaah.

NCW siap menjalankan Tugas dan fungsi secara profesionalisme dan dedikasi tinggi serta menjalin Sinergitas terhadap APH yang ada di wilayah hukum Kota dan kabupaten Bekasi Sehingga dapat meminimalisir tingkat korupsi dengan melakukan “Upaya Pencegahan dan Penanggulangan Korupsi.tegas Herman

“Kami juga meminta agar seluruh APH menjalankan tugas dan fungsinya dengan benar sesuai dengan amanah Peraturan dan UU yang berlaku di NKRI
Serta memberikan Hukuman seadil-adilnya tanpa tebang pilih.pintanya.

“Karena setiap penyelenggara Negara yang tidak bersih bebas dari KKN dan Gratifikasi Pasti Kita Sikat.

Semoga Tuhan Yang Maha Esa senantiasa membimbing kita dalam melaksanakan tugas-tugas kita sehingga upaya pencegahan dan penanggulangan korupsi ini dapat mencapai tujuan yang kita harapkan bersama dan dapat dirasakan oleh Masyarakat Luas khususnya di Bekasi Raya.

Disaksikan oleh ketua Umum NCW dan Forkopimda serta tokoh masyarakat dan undangan, ketua DPD NCW membacakan ikrar yang di ikuti seluruh pengurus.

1. Taqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dengan menjalankan agama yang saya anut.

2. Bahwa dalam mencegah dan memberantas tindak pidana korupsi, saya akan menjalankan tugas dan wewenang dengan sungguh-sungguh, seksama, obyektif, jujur, adil, tidak membedakan suku, agama, ras, gender dan golongan tertentu serta menjunjung tinggi hukum demi kepentingan Negara dan Bangsa

3. Bahwa dalam mencegah dan memberantas tindak pidana korupsi, saya akan menjalankan tugas dan wewenang dengan tidak menerima pemberian, janji apapun juga, baik langsung maupun tidak langsung yang berhubungan dengan tugas yang saya emban.

4. Bahwa dalam mencegah dan memberantas tindak pidana korupsi, saya akan menjalankan tugas dan wewenang secara independen, mandiri, propesional, transparan, akuntabel, Propesional dan memegang teguh Rahasia Jabatan serta ajas praduga tak bersalah.

5. Bahwa dalam mencegah dan memberantas tindak pidana korupsi, saya laksanakan secara sukarela dan siap bertanggung jawab dihadapan Tuhan Yang Maha Esa, Hukum, Nusa dan Bangsa.

 

Pos terkait