BPN kota Bekasi target 5.000 bidang di 2 kelurahan di PTSL 2024

Bekasi – Pihak kelurahan dan masyarakat agar dapat memberikan dukungan terhadap penyelenggaraan program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) 2024. Dengan begitu, PTSL dapat berjalan optimal, dan memberikan manfaat besar bagi masyarakat Kota Bekasi

Pesan ini disampaikan saat membuka acara Pengangkatan Sumpah Panitia Ajudikasi dan Satuan Tugas Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap Tahun 2024, di kantor BPN.kota Bekasi, Senin, (05/02/2024).

“Selanjutnya, perlu kita ketahui pula, bahwa pada pelaksanaan program PTSL tentu perlu juga didukung pemasangan tanda batas, karena pemasangan tanda batas yang dilakukan berfungsi sebagai pengamanan aset dengan kapasitas batas bidang tanah, serta untuk meminimalisir sengketa dengan pemilik bidang tanah yang berbatasan,”ucap Amir Sofwan kepala kantor ATR/BPN kota Bekasi.

Kakan juga mengungkapkan harapannya agar seluruh proses dari pemberkasan,pengukuran hingga pencetakan sertifikat berjalan dengan lancar dan sesuai aturan yang berlaku.

“Saya berharap kepada seluruh pihak yang nantinya terlibat dalam program PTSL, untuk dapat memastikan bahwa seluruh proses telah berjalan dengan clear and clean, sehingga tidak timbul konsekuensi masalah hukum di kemudian hari,” pungkas Kakan.

Kakan ATR/BPN kota Bekasi,Amir Sofwan menuturkan, PTSL 2024 di Kota Bekasi menargetkan sertifikasi 5.000 bidang tanah, yang terletak di kelurahan Jatirangga dan kelurahan jati Raden kecamatan jati Sampurna

Kakan memaparkan kenapa masih di Kelurahan Jatirangga,”karena program dari kementrian dimana setiap Desa maupun kelurahan dapat menjadi kelurahan lengkap.

Kakan berharap agar dalam pelaksanaan PTSL tahun ini, semua unsur yang terlibat dapat bersinergi dan berkolaborasi dengan baik, mulai dari pemerintah kota Bekasi hingga aparat desa.

“Namun demikian kami berharap, tahun ini tidak ada hal-hal yang bersifat penyimpangan. Oleh karena itu, ada dari kepolisian dan kejaksaan yang mendampingi para kepala desa dan petugas, sehingga dalam perjalanan di lapangan akan sesuai dengan ketentuan,”tegasnya.

Lebih lanjut, cakupan sertifikasi bukan hanya tanah masyarakat, melainkan juga tanah wakaf, tanah kas desa, aset pemerintah daerah, dan aset instansi pemerintah lainnya.

Ia juga berharap, PTSL 2024 dapat berjalan tepat waktu.

“Kami harapkan juga kebersamaan kita, sehingga PTSL dapat selesai tepat waktu yaitu terakhir Desember, seperti halnya tahun lalu (selesai) di bulan Desember.(Yanso)

Pos terkait