Kadishub Bungkam Terkait keberadaan 10 halte Mewah

Kota Bekasi – Pembangunan 10 unit halte baru Dishub Kota Bekasi yang dianggap mubajir karena penempatan Halte tersebut ada yang bersebelahan dengan halte Trans Patriot dan dianggap mewah menjadi tanda tanya.

Sekertaris Dinas Perhubungan Kota Bekasi Ikhwanudin Rahmat saat di sambangi ke kantor Dishub mengatakan “Sampai saat ini masih belum paham terkait teknis 10 unit halte baru di Kota Bekasi.

“Saya belum paham, yang lebih paham teknisnya Kabid Sarana & Prasarana (Sarpas) saja, nanti saya coba jembatani,” ucapnya, Kamis (11/01/24).

Kemudian media mencoba menghubungi melalui telepon seluler,kepala dinas,”Zeno tidak merespon begitu pula dengan Kabid Sarana & Prasarana (Sarpas),iim tidak membalas dan merespon.

Hal jelas sudah menabrak Undang-undang nomor 14 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP).

Karena masyarakat harus mengetahui terkait keberadaan 10 unit halte Berspek mewah tersebut.

Sebelumnya Kepala Dinas Perhubungan Zeno Bachtiar masih enggan terbuka terkait pembangunan halte berspek mewah.

“Mungkin besok kita bisa berkomentar secara komunikatif, karena hari ini masih tahap uji coba,” ucap Zeno, saat menghadiri apel pagi, Senin (08/01/23).

Seperti diketahui, 10 halte yang telah berdiri memiliki beragam fasilitas yang mumpuni. Mulai dari kursi, guiding block, wifi, charger hp, dan kamera CCTV 360 derajat.

Dari informasi yang dihimpun Anggaran pembangunan setiap halte mencapai Rp180 juta yang bersumber dari APBD Perubahan Kota Bekasi.(yanso)

Pos terkait