Swadaya, RWP dan Unit Pasar Kranji Lakukan Perbaikan Sarana Prasana TPS Bawah

Memasuki musim penghujan Rukun Warga Pasar (RWP) dan Unit Pasar Kranji melakukan pembenahan di tempat penampungan sementara (TPS) bawa di Jalan Bintara Raya, Rabu 22 November 2023.
Memasuki musim penghujan Rukun Warga Pasar (RWP) dan Unit Pasar Kranji melakukan pembenahan di tempat penampungan sementara (TPS) bawa di Jalan Bintara Raya, Rabu 22 November 2023.

BEKASI, Memasuki musim penghujan Rukun Warga Pasar (RWP) dan Unit Pasar Kranji melakukan pembenahan di tempat penampungan sementara (TPS) bawa di Jalan Bintara Raya, Rabu 22 November 2023.

Pembenahan tersebut untuk memberikan kenyamanan bagi pengunjung dan pedagang di TPS bawah yang sudah mulai rusak.

Bacaan Lainnya

Pebaikan dilakukan secara swadaya melibatkan unit dan RWP untuk memperbaiki atap bangunan TPS, perbaikan saluran dan jalan yang hancur.

“Perbaikan jalan yang hancur seperti di los ayam dan ikan basah. Ini sebagai antisipasi menyambut musim hujan karena kondisinya sudah sangat parah,”ungkap Agus Sudrajat kepala UPTD Pasa Kranji.

Dikatakan kondisi TPS sudah sangat parah banyak atap bocor, sementara saat ini sudah mulai memasuki musim penghujan. Sehingga selain jalan yang hancur dan becek, pedagang juga mengeluhkan kebocoran akibat atap yang mulai hancur.

Menurutnya, kerusakan hampir terjadi hampir disetiap bangunan TPS setelah musim kemarau tidak pernah hujan. Sementara perawatan seadanya, sehingga tidak maksimal.

Agus pun menjelaskan perbaikan beberapa item yang dilakukan di TPS bawah merupakan kerjasama atara RWP yang baru dengan UPTD Pasar Kranji. Bahkan jelas Agus pekerjaan dilakukan lembur hingga malam hari.

“Ini merupakan salah satu upaya dalam memberikan kenyamanan bersama baik bagi pengunjung dan pedagang sendiri. Menunggu gedung baru, sampai sekarang belum ada tanda-tanda dibangun,”tambah Rosmansyah Mahadi Ketua RWP Pasar Kranji yang baru.

Untuk itu dia menyampaikan dukungannya agar Pemerintah Kota Bekasi segera mengambil kesimpulan terkait revitalisasi Pasar Kranji Baru. Sehingga pedagang yang telah bertahun-tahun mendiami TPS bisa ada kepastian.

“Kondisi TSP sudah sangat memprihatinkan, sementara bangunan gedung pasar yang telah dirobohkan belum ada kejelasan,”jelasnya.***

Pos terkait