PSI Gugat KPU Terkait Putusan Bacaleg TMS ke Bawaslu Kota Bekasi

Bekasi – Ketua PSI Kota Bekasi bersama pengurus mendatangi kantor Bawaslu Kota Bekasi untuk melakukan gugatan kepada KPU kota Bekasi Atas tidak masuknya Pedro Purnama Kalangi ( bacaleg) dalam daftar calon tetap (DCT) Senin (06/11/2023)

Kepada awak media, Ketua DPD PSI Kota Bekasi Tanti Herawati mengatakan kehadiran pihaknya ke kantor Bawaslu untuk melakukan gugatan terhadap KPU Kota Bekasi karena salah satu bakal calon legislatif (Bacaleg) tidak masuk DCT lantaran tidak memenuhi syarat (TMS).

Menurut Hera, setiap Bacaleg disetiap Dapil sudah mengajukan Bacaleg pada saat pendaftaran ke KPU dengan persyaratan yang lengkap.

“Kami melakukan upaya gugatan ke Bawaslu agar caleg PSI bisa lengkap 50 bacaleg dan lengkap setiap dapil.”ucapnya

Sementara Komisioner Bawaslu Kordiv. Hukum dan Penyelesaian Sengketa, Jhonny Sitorus membenarkan adanya gugatan dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI) terkait Bacaleg yang tidak memenuhi syarat) yang di umumkan oleh KPU beberapa waktu lalu.

“Terkait gugatan ini, kami selaku Bawaslu meminta PSI untuk melengkapi administrasi yang diperlukan atas gugatan TMS.”pintanya.

Selanjutnya, lanjut dia pihaknya akan mencermati dan melakukan kajian materi gugatan untuk dilakukan
Mediasi dan ajudikasi. “Tapi kami belum bisa menyimpulkan materi gugatan.”ungkapnya.

Sebelumnya, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Bekasi membuka posko pengaduan sengketa proses pasca pengumuman Daftar Calon Tetap (DCT) Pemilu 2024 yang dilakukan KPU kota Bekasi

“Bagi peserta Pemilu yang merasa dirugikan oleh keputusan KPU bisa mengajukan sengketa proses ke Bawaslu,” ungkap Jhonny

Adapun waktu pembukaan posko pengaduan sengketa proses ini akan dimulai sejak Senin 6 November sampai Rabu 8 November 2023 dimulai Pukul 08.00-16.00 WIB. (yanso)

Pos terkait