Indonesia Fight Corruption Soroti Pungli di Pasar Seroja 

Foto. Intan Sari Geny

Bekasi – Maraknya pungutan liar di pasar tradisonal di Kota Bekasi, denga dalih boking tempat membuat pedagang Pasar Seroja resah dugaan pungli dibandrol 4 hingga 30 juta,

Menanggapi hal tersebut, Ketua Umum Indonesia Fight Corruption (IFC) Intan Sari Geny angkat bicara. Menurutnya Pemkot Bekasi harus seger menurunkan tim saber pungli dan segera melakukan investigasi,

” Tidak adanya tindakan tegas dari instansi terkait (Disperindag), semakin mempertegas kecurigaan masyarakat kalau keberadaan pungutan liar ini menjadi gurita yang bisa merengut para pedagang kecil apa jangan jangan Pungutan liar itu bermuara di Kepala pasar tersebut, Pemerinta Kota Bekasi harus segara menurunkan Tim Saber Pungli untuk kejelasan para Pedagang, ” Kata intan kepada awak media Senin. (06/11/23).

Lanjut ia menerangkan, Presiden Joko Widodo telah menginstruksikan lembaga penegakan hukum bergerak cepat dalam memberantas pungli.

Peraturan Presiden (Perpres) No 87 Tahun 2016, agar lembaga hukum bertindak cepat dalam memberantas pungli juga sudah dikeluarkan.

“Ini sudah jelas ada kegiatan pungutan liar untuk apa para ulama pedagang diminta uang tapi belum jelas untuk apa kok malah dibiarkan saja,” ungkap Intan.

Jayadi selaku Kepala Pasar Harapan Jaya Seroja saat dikonfirmasi mengatakan bahwa tidak tahu menahu mengenaik penarikan uang ke pedagang dengan dalil boking tempat dan terkesan menghindar saat diminta keterangan.

Untuk di ketahui, revitalisasi pasar Harapan Jaya merupakan program Pasar Rakyat Jabar Juara yang menelan biaya 15 Milyar dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Jawa Barat.(Jar)

Pos terkait