Forkim; Desak PJ Wali Kota Lakukan Pencermatan Netralitas ASN dilingkungan Pemkot Bekasi

Bekasi – Ketua Forum Komunikasi Intelektual Muda (Forkim) Indonesia, Mulyadi menyoroti banyaknya Aparatur Sipil Negara (ASN) kota Bekasi yang diduga tidak netral pasca mantan walikota Bekasi Tri melakukan rotasi mutasi besar- besar jabatan Menjelang lengsernya sebagai walikota Bekasi.

Dugaan tersebut merujuk pada temuan Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) mengenai banyaknya ASN yang memiliki kartu anggota partai politik, terutama di daerah khususnya kota Bekasi.

Bacaan Lainnya

Dugaan maraknya ASN tidak netral, apalagi menjelang Pemilu 2024 harus mendapat perhatian serius. Sangat berbahaya jika dibiarkan.

Mulyadi meminta kepada PJ walikota Bekasi Raden Gani Muhammad untuk segera melakukan pencermatan mengembalikan marwah ASN di lingkungan Pemerintah Kota Bekasi hal ini berkaitan dengan rotasi mutasi yang dilakukan Tri Adhianto sebelum lengser, yang dinilai adanya kepentingan politik menjelang 2024 mendatang, sehingga banyak pejabat tidak kompeten di bidangnya sehingga tak sesuai dengan SDM yang diperlukan dalam SKPD.

Mulyadi mengatakan guna memulihkan jalannya roda pemerintahan kota Bekasi harus ada upaya pembenahan, perlu adanya Pencermatan Netralitas ASN dilingkungan pemerintah kota Bekasi dengan memperhatikan kualifikasi pendidikan, integritas dan moral yang baik, standar kompetensi, meliputi kompetensi teknis, manajerial dan sosio kultural yang dipersyaratkan di masing-masing jabatan. Serta memiliki prestasi kinerja yang baik.

“Semua sudah tahu kondisi Kota Bekasi paska walikota Bekasi Tri Adhianto menjabat ugal-ugalan dan arogan dalam menjalankan roda pemerintahan akibat kejadian itu, maka pemerintah kota Bekasi harus melaksanakan pembenahan-pembenahan di berbagai sisi. Hal itu guna dilakukan dalam rangka Netralitas ASN menjelang Pemilu 2024 mendatang, ucap Mulyadi.

Pos terkait