Unggul S.H.kuasa hukum Mastaria Manurung minta Kadiv Propam PDTH kan Iptu Ompi Indovina

Kota Bekasi – Seorang pelapor kasus pencurian dengan LP/1331/K/VI/2020/SPKT Restro Bekasi kota Mastaria Manurung didampingi Kuasa Hukum Unggul SH mendatangi Polda metro jaya divisi Propam Rabu (03/05/2023)

Mastaria Manurung mengatakan,”Kami mendatangi Polda metro jaya atas panggilan terkait pemalsuan tanda tangan berita acara penyerahan saksi yang dilakukan oleh Kanit Ompi Polsek Bekasi timur yang mana dalam hal ini saya diperiksaan atas dugaan tersebut kata Mastaria Manurung kepada media ini Kamis (04/05/2023)

Mastaria menjelaskan saat pemeriksaan, saya sudah mempertanyakan juga berita acara penyerahan saksi yang dilakukan antara Kanit Ompi dan zaenal Mustofa itu tidak benar adanya,tegas Mastaria didampingi pengacara Unggul Sitorus SH.

Kami berharap kepada bapak Kapolri dan Pak Kadiv Propam sebagai Garda terdepan Polri Saya berharap besar supaya memproses Kanit Ompi karena sudah jelas membuat citra kepolisian tercoreng karena memalsukan tanda tangan penyerahan saksi dan menjadikan saya korban.

Mastaria meminta dengan tegas agar Kanit Ompi di PDTH kan untuk membersihkan Citra Polisi yang Presisi dan menjadikan efek jera kepada anggota yang lain agar tidak mengulangi perbuatan yang sama,tegas Mastaria.

Sementara Unggul Sitorus SH selaku Kuasa Hukum Mastaria Manurung menambahkan kami tetap meminta kepada Wabprov agar memproses semaksimal mungkin atas dugaan pemalsuan surat penyerahan saksi dan surat pernyataan yang ditanda tangani Zainal Mustofa.

Kami selaku kuasa Hukum Mastaria sudah mempertanyakan hal ini kepada Zainal Mustofa yang disaksikan oleh Kadus dan Kades bahwa tidak pernah ada tanda tangan oleh Zainal Mustofa terkait penyerahan saksi.terang Unggul.

Unggul berharap agar Kanit Ompi segera di PDTH karena sudah tidak mencerminkan sikap presisi dari seorang perwira dan jelas sudah mencoreng citra kepolisian tutupnya.

Diketahui kasus ini sudah berjalan 3 tahun “LP/1331/K/VI/2020/SPKT.(Yanso)

Pos terkait