DPR Pastikan RUU Perampasan Aset Sesuai Mekanisme

Jakarta – Rancangan Undang-undang atau RUU Perampasan Aset Tindak Pidana akhirnya masuk dalam tahap pembahasan di tingkat parlemen, setelah surat presiden (surpres) tentang RUU tersebut diterima DPR RI pada Kamis (4/5/2023) lalu.

Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad pun memastikan, pihaknya di parlemen akan memproses RUU Perampasan Aset sesuai dengan mekanisme yang berlaku.

Bacaan Lainnya

“Kami akan ikuti mekanisme yang ada di DPR untuk melakukan proses-proses undang-undang (UU) apapun yang masuk di Program Legislasi Nasional (Prolegnas) sesuai dengan mekanisme yang ada,”ujarnya.

Dasco menegaskan, pihaknya akan memperlakukan RUU Perampasan Aset sebagaimana DPR dalam memproses RUU lainnya yang juga masuk dalam daftar Prolegnas.

Adapun terkait dengan tudingan publik yang menyebut, bahwa pihaknya lamban dalam memproses RUU Perampasan Aset, Dasco membantahnya.

Baca Juga : Gede Pasek Serahkan Jabatan Ketua Umum PKN ke Anas Urbaningrum

Dia menyebut, bahwa DPR sedianya menunggu langkah dari pemerintah. Sebab, jelas dia, RUU yang digadang menjadi musuh para koruptor itu merupakan usulan dari pemerintah.

“Kami kan sudah sering dengar bahwa dibilang DPR itu menghambat RUU Perampasan Aset padahal surat presiden (surpres) dan daftar inventarisasi masalahnya belum pernah dikirim ke DPR dan baru sampai ke DPR,” tegas Dasco. (*)

 

 

 

Pos terkait