Konsolidasi Organisasi, Jadi Skala Perioritas Program Kerja DPP HIPAKAD’63 Tahun 2023

Jakarta – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Himpunan Putra-Putri Keluarga Besar TNI-AD Enam Tiga (HIPAKAD’63) gelar rapat pembahasan program kerja tahun 2023 yang dilaksanakan di Hotel Harmony Jalan Talaga Bodas 62 Bandung Jawa Barat, Sabtu (21/1/2023)

Rapat dibuka Sekretaris Umum DPP HIPAKAD’63 R.Benny Irianto Nababan yang selajutnya pemaparan pokok-pokok program disampaikan oleh Ketua Umum DPP HIPAKAD’63 R.Samiyono Djoko .W, S.H.

Bacaan Lainnya

Dalam pemaparannya, Samiyono Djoko .W, S.H menyampaikan beberapa pokok program yang harus dilaksanakan oleh masing-masing jajaran pengurus pusat dan disosialisasikan kepada pengurus wilayah seluruh Indonesia, dengan senantiasa menanamkan disiplin, keterbukaan, kebersamaan, kepercayaan, kesederhanaan dan kejujuran (DK5).

Baca Juga : Catatan Akhir Tahun 2022 LKBH Hipakad63 Menuju 2023 Lebih Baik

Adapun program yang menjadi skala prioritas adalah menyangkut konsolidasi organisasi terkait pembentukan wilayah-wilayah di beberapa provinsi di Indonesia dan juga perekrutan anggota yang mau bergabung di HIPAKAD’63 dari anak-anak TNI AD serta pendataan ulang anggota melalui Ketua Divisi organisasi, kader dan keanggotaan (OKK).

“Program kerja ini dibuat dengan maksud untuk memberikan arah dan skala prioritas program bagi jajaran pengurus baik di tingkat pusat, wilayah, cabang, dan rayon-rayon di seluruh Indonesia tahun 2023 sebagai wujud tanggung jawab dan konsekwensi kita sebagai pengurus, juga sebagai putra-putri TNI AD yang bergabung menjadi anggota organisasi HIPAKAD’63” ujar Djoko.

Ia berujar dalam menghadapi kondisi bangsa, negara dan kehidupan masyarakat di era reformasi yang penuh dengan dinamika perubahan diakibatkan dari pengaruh globalisasi.

Oleh sebab itu, HIPAKAD’63 turut ambil bagian menjaga keutuhan NKRI melalui program karya nyata baik secara mandiri maupun kerja sama dengan pemeritah.

“Tentunya dinamika perubahan mempunyai konsukuensi logis disamping adanya peluang juga adanya kendala yang semua itu merupakan tantangan sehingga mau tidak mau harus kita harus hadapi.”ucapnya.

Apalagi sambung dia, di tahun 2023 ini kita diperhadapkan dengan tahun politik pasti akan berpengaruh terhadap stabilitas negara dan juga terhadap organisasi dimana anggota masing-masing sudah mempunyai pilihan politiknya.

Djoko menegaskan dalam menghadapi tahun politik tahun 2023 menjelang pemilu tahun 2024 ini terkait dukungan pada Pilpres dan Pilkada, DPP Hipakad’63 akan menentukan sikap melalui rapat pleno diperluas bersama Ketua DPW se Indonesia.

“Kalau masing-masing pribadi silahkan saja, tetapi secara organisasi akan diputuskan melalui rapat, agar anggota organisasi tidak terpecah belah karena dukungan politik tersebut” tegas Djoko yang juga sebagai praktisi hukum ini.

Ditempat yang sama Dewan Pakar Hipakad’63 H. Achmad Zulnaini menyampaikan bahwa apa yang sudah dipaparkan oleh Ketua Umum Hipakad’63 sudah sangat komperhensip dan gambling.

“Tinggal bagamana seluruh jajaran pengurus menjabarkannya segera mengeksekusi program tersebut melalui kegiatan dalam agenda dimasing-masing divisinya.” ujar Achmad Zulnaini.

Sebelum rapat ditutup, Djoko menyerahkan SK Pengurus DPP dan sekaligus mengangkat Ketua Pelaksana Pusat HUT HIPAKAD’63 yang Ke-60 yang jatuh pada tanggal 20 Juni yang akan dating yakni Iwan Untung Seskoanto.

Rapat tersebut turut dihadiri Dewan Pakar H.Achmad Zulnaini, Defris Pulung Raharjo, dan Dewan Pengawas Agatha (Iin), Imam Isbu Setelah selesai rapat dilanjutkan dengan foto Bersama. (*)

Pos terkait