Kepsek SMAN 9 Kota Bekasi Bantah Adanya Penahanan Kartu Ujian Siswa

Bekasi – Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 9 Kota Bekasi membantah adanya penahanan kartu ujian siswa yang belum membayar SPP dan yang belum melunasi sumbangan awal tahun. Kartu ujian tersebut telah diserahkan seluruhnya kepada siswa.

“Gak ada yang ditahan, semua anak memiliki hak menerima pendidikan. Prinsipnya semua anak harus mendapatkan full pendidikan, jadi tidak ada penahanan kartu mah,” ujar H.Asep Jamal Nurarifin, Kepala SMAN 9 Kota Bekasi saat dihubungi, Minggu (4/12/2022).

Bacaan Lainnya

Untuk kartu ujian ini, lanjut Asep, bahkan sudah dibagikan kepada seluruh siswa.”Dibuktikan dengan tidak ada yang komplain, orangtua yang datang, suasana kondusif berjalan sebagaimana biasa,” ujarnya.

“Jadi kalau dibilang sekolah menahan kartu ujian, itu tidak benar sama sekali.” kata H.Asep menegaskan kembali.

Baca Juga : Pj Gubernur Jakarta Akan Bahas Pengamanan Natal dan Tahun dengan Polda Metro Jaya dan Kodam Jaya

Menurutnya, penahanan kartu ujian siswa tak pernah dilakukan pihak sekolah. “Jadi saya pastikan tidak ada siswa yang tidak mengikuti ulangan yang akan dilaksanakan esok Senin, 5 Desember.” kata Asep.

Asep mengaku sangat keberatan dengan pemberitaan yang menyebutkan bahwa sekolah menahan kartu ujian siswa karena belum bayar SPP dan melunasi sumbangan.

Orangtua siswa melalui komite sekolah selalu mendukung dan mengawasi pelaksanaan program sekolah

Asep mengatakan, selama ini pihak sekolah kooperatif kepada para orang tua siswa yang ingin berkomunikasi baik dengan dirinya maupun dengan wali kelas siswanya. Bahkan, hal itu diperlukan guna mengontrol kegiatan siswa disekolah.

“Kami terbuka bagi orang tua siswa untuk komunikasi, klarifikasi dan koreksi. Apalagi dengan adanya asumsi penahanan kartu,” pungkasnya. (ton).

Pos terkait