Warga Jatimulya Sebut Pembangunan Jembatan di Kali Pengasinan Perparah Banjir

Bekasi – Warga Perumahan Jatimulya Tambun Selatan Kabupaten Bekasi mengeluhkan proyek pembangunan jembatan kali pengasinan yang dilakukan oleh Dinas SDA Kabupaten Bekasi.

Warga menilai proyek yang baru beroperasi awal bulan Oktober yang dikerjakan oleh dinas
tersebut memperparah banjir di sekitaran perumahan.

Bacaan Lainnya

M Latif (40), warga setempat, menceritakan bahwa perumahannya kebanjiran hingga pinggang orang dewasa. Sebab, perumahan dekat dengan lokasi proyek pembangunan jembatan pengasinan.

“Padahal sebelum ada pembangunan jembatan ini, tidak parah seperti ini. Tapi setelah baru selesai dikerjakan kok malah banjir lebih parah.”kata. M Latief. Jumat (7/10/2022) dilokasi.

ia pun menduga bahwa pembangunan jembatan kali pengasinan pintu masuk perumahan Jatimulya bersumber dari APBD Kabupaten Bekasi, pihak pelaksana diduga tidak memiliki kajian Kontruksi Bangunan, dan Dokumen ijin AMDAl sehingga berdampak pada Lingkungan (banjir) yang menggenangi area lokasi pembangunan

“Jelas pembangunan (jembatan) ini selain sangat merugikan kami selaku warga. Oleh sebab itu ia bersama warga lainnya mengecam keras dampak yang ditimbulkan.” ungkapnya.

Dirinya pun dalam waktu dekat akan melaporkan hal ini ke penegak hukum serta melakukan aksi ke kantor Bupati Bekasi.

“Kami harap Bupati segara mengusut semua oknum pejabat Dinas SDA Kabupaten Bekasi dan pelaksana yang terlibat dalam kegiatan pembangunan jembatan kali pengasinan Jatimulya yang di duga tidak mengantongi dokumen kajian kontruksi dan Dokumen ijin AMDAL.” ucap M. Latif dan juga Aktivis di Bekasi. (ton)

 

 

 

Pos terkait