Mulai 2023, Bus Sekolah di Kota Bandung Bakal Diubah Jadi Bus Jemputan ASN

Bandung – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung bakal menyiapkan bus jemputan khusus aparatur sipil negara (ASN) mulai tahun 2023 mendatang.

Nantinya, layanan bus jemputan ASN di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung yang disiapkan Dishub ini akan menggunakan armada bus sekolah.

Bacaan Lainnya

Terkait rute yang akan dilalui bus jemputan ASN ini, Dishub Kota Bandung sudah menyiapkan tiga lintasan rute.

Program bus jemputan ASN dari Dishub Kota Bandung ini merupakan salah satu upaya mengurangi kemacetan lalu lintas kendaraan di jalanan Kota Kembang ini.

Plt Kabid Angkutan dan Sarana Dishub Kota Bandung Asep Kurnia mengatakan, dinas merancang program penyediaan layanan bus bagi ASN setelah melakukan survei pada sekitar 250 ASN.

Hasil survei tersebut menunjukkan 70 persen dari 250 ASN berminat menggunakan bus jika disediakan oleh pemerintah.

Asep berharap, penyediaan bus bagi ASN akan mengurangi penggunaan kendaraan pribadi sehingga jumlah kendaraan di jalan raya akan ikut berkurang.

“Misalnya kalau ada 20 orang kan ada 20 motor di jalan, tapi kalau pakai angkutan ASN kan itu bisa 20 sampai 30 orang isinya,” katanya, dikutip.

Asep melanjutkan, bus-bus pengangkut ASN ini akan menggunakan bus sekolah yang sudah tidak digunakan lagi.

“Bus-bus sekolah yang kita alihkan menjadi bus ASN itu bakal dimodifikasi, catnya diubah, enggak kuning lagi, jadi bus ASN gitu tulisannya,” jelasnya.

Ia menambahkan, bus ASN akan melalui tiga rute, yakni Cibiru-Jalan Cianjur-Balai Kota Bandung, Antapani- Jalan Cianjur-Balai Kota Bandung, dan Terminal Ledeng-Balai Kota Bandung-Jalan Cianjur.

“Kita juga sudah penjajakan ke lokasi keberangkatannya di dekat McDonald’s Cibiru itu, orang McDonald’s-nya mau (mengizinkan tempat tersebut) digunakan untuk pangkalan titik jemput ASN di situ,” ujarnya.

Asep menuturkan, layanan bus ASN akan dioperasikan untuk mengangkut mereka ke kantor-kantor dinas dan Mal Pelayanan Publik yang ada di kawasan Jalan Cianjur serta Balai Kota Bandung.

“Kalau ada ASN di luar itu yang mau ikut juga boleh, cuma mungkin enggak diantar ke kantornya, misalnya kalau turunnya di Gedebage itu ke kantornya bisa naik ojek gitu atau apa,” ucapnya.

Sebelum dioperasikan sepenuhnya, ia menyebut, akan diadakan masa uji coba di mana satu bus ASN akan dioperasikan di setiap rute.

“Tiap trayek baru satu (bus), itu pun masih uji coba. Kalau misalnya animonya tinggi ya bakal dievaluasi, ditambah anggarannya, ditambah busnya,” tuturnya.

“Terkait proses penganggaran dan persiapan penyediaan layanan bus bagi ASN ini, Asep mengaku kini pihaknya masih menunggu arahan dari Wali Kota Bandung Yana Mulyana.(*).

Pos terkait