Sekda Bekasi Buka Sosialisasi Sensus Penduduk Tahun 2020 Lanjutan

Bekasi – Sekretaris Daerah Kota Bekasi Reny Hendrawaty membuka acara pelaksanaan sosialisasi pelaksanaan Sensus Penduduk 2020 (SP2020) lanjutan Kota Bekasi di Hotel Horison, Rabu (8/6/2022).

Acara yang diselenggarakan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Bekasi turut hadir mendampingi Kabag Tata Pemerintahan Setda, Perwakilan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, Perwakilan Diskominfo Standi, perwakilan Kelurahan/kecamatan di Kota Bekasi.

Bacaan Lainnya

Sosialisasi Sensus Penduduk yang rutin diselenggarakan selama 10 Tahun ini pun sudah memasuki ke 7 (2022). Kegiatan ini sudah dilakukan mulai 15 Mei 2022 hingga 30 Juni 2022.

Dalam sambutannya, Reny meminta keseriusan dari semua OPD terkait sensus penduduk 2020 Karena salah satu permasalahan terbesar di pemerintahan adalah sumber data.

“Sumber data ini merupakan salah satu awalan yang harus benar-benar diperhatikan. Tercatat semasa pandemi, Data penduduk kota Bekasi bertambah karena banyak (pendatang) ingin tinggal di Kota Bekasi walaupun hanya sekedar istirahat.”kata Reny.

Ia pun tidak memungkiri permasalahan seperti warga tidak menetap pun cukup banyak di Kota Bekasi.

“Terkadang permasalahan di wilayah seperti warga yang hari ini di data terdaftar, belum tentu besoknya ada sudah biasa terjadi, oleh sebab itu kita (pemerintah) harus lebih aktif di tengah masyarakat”

Oleh sebab Reny meminta agar seluruh OPD bersama-sama dengan BPS mensukseskan acara sensus penduduk 2020 agar terwujud misi Indonesia Emas 2045.

” Mari kita selesaikan permasalahan data kependudukan seperti analisa pengangguran, kemiskinan, maupun meninggal. karena Sensus penduduk merupakan tanggung jawab kita semua dan sangat penting kedepannya ”

Hadir pada acara yg sama, Ketua BPS Kota Bekasi, Bambang Ananto Cahyono menjelaskan kegiatan Sensus Penduduk 2020 memiliki tujuan mewujudkan satu data kependudukan Indonesia.

“Hari ini BPS Kota Bekasi Mensosialisasikan kegiatan lanjutan dari SP2020 dengan metode pengumpulan data-data yg lebih lengkap seperti ketenagakerjaan, disabilitas dan lain – lain”

Rangkaian kegiatan yang dilakukan oleh petugas sensus dilakukan secara online dan door to door (wawancara).

Petugas tidak lagi melakukan pengisian kuisoner melainkan wawancara langsung mendatangi masyarakat dengan alat bantu gadget yang terhubung langsung dengan server. Sehingga data lebih cepat diterima secara real time ”

Bambang juga mengapresiasi kinerja semua unsur yang ada membantu BPS dalam mengumpulkan data di wilayah.

“Saya berterima kasih kepada semua yang sudah ikut membantu, semoga data yg sudah terkumpul bisa terintegrasi langsung dengan data kependudukan di dalam kementrian dalam negeri melalui dirjen adminduk diharapkan tahun 2024 sudah data sudah cukup terkumpul.”pungkasnya. (hms)

Pos terkait