Fraksi Golkar Dukung Program Ketahanan Pangan Kabupaten Bekasi

Cikarang – Fraksi Partai Golkar Kabupaten Bekasi mendukung alokasi anggaran untuk program Badan Ketahanan Pangan di Kabupaten. Hal itu disampaikan Wakil Ketua Fraksi Golkar Kabupaten Bekasi, Sunandar. Jumat, (21/6/2022)

“Badan ketahanan pangan memiliki peran yang cukup penting untuk memastikan keberadaan stok pangan terpenuhi, selain itu juga memiliki tugas untuk memastikan Apakah bahan makanan bebas dari zat kimia.”katannya di Bekasi.

Bacaan Lainnya

“Sudah kita lakukan ya, memang salah satunya untuk menstabilkan pangan-pangan yang ada, khususnya di Kabupaten Bekasi. Yang kedua untuk meneliti atau melihat dari pada contoh sayuran buah-buahan juga terhadap itu. Bagaimana tingkat keamanan contoh pakai pestisida atau tidak dan sebagainya salah satunya itu juga terutama juga di pangan ini.”

“Salah satu beras kita, bilamana ada penanggulangan, misal, ada banjir tuh salah satunya gagal panen, kita menyediakan stok pangan yang ada di bidang pertahanan pangan seperti itu,” kata Sunandar, yang juga sebagai ketua komisi II DPRD Kabupaten Bekasi ini.

Guna memastikan keamanan tersebut, badan ketahanan pangan mengadakan pemeriksaan secara sampling bahan sayuran di pasar. Apakah bahan tersebut mengandung pestisida atau tidak, karena jika dibiarkan maka yang terkena dampaknya adalah konsumen yang notabene warga Kabupaten Bekasi.

“Sudah dilakukan maupun secara sepakat tradisional tapi sayang dilakukan memang dia prestasikan kami pun melakukan ke pasar-pasar tradisional betulan. Pasar tradisional di kita kurang lebih ada 13 loh pasar tradisional yang memang memiliki yang sudah diserahkan kepada oleh dinas oleh pengembang kepada dinas terkait khususnya pemerintahan kabupaten Bekasi,” kata Sunandar.

Jika dilihat dari tugas dan tanggung jawabnya, menurut Sunandar, peran badan ketahanan pangan sangatlah penting. Karenanya perlu adanya dukungan anggaran. Oleh karena itu, dalam rapat kerja kali ini untuk mengetahui apakah badan tersebut masih membutuhkan dukungan anggaran atau sudah cukup.

Sementara, Plt Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bekasi Kuswaya menegaskan, di antara tugas badan ketahanan pangan adalah memastikan stok bahan makanan terkecuali minyak goreng dan gandum.

Selain itu memastikan bahan makanan terbebas dari zat kimia, karena mengusulkan untuk dibuatkan semacam tempat pemeriksaan bahan makanan di tiap perbatasan pintu masuk Kabupaten Bekasi.

langkah ini dilakukan untuk antisipasi supaya tidak ada bahan makanan yang mengandung zat kimia masuk ke pasar tradisional di Kabupaten Bekasi.

“Memang kita harus sediakan sarana prasarana juga penunjang untuk pengecekan karena pangan ini kan maupun datang dari luar berupa satu kontainer Mungkin beberapa truk dari luar terutama kita yang memang sentralnya di Pasar Induk Cibitung,” ujarnya. (adv)

Pos terkait