Pemda Ketapang Minati Aplikasi e-Open Disdukcapil Kota Bekasi

Bekasi – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Ketapang Provinsi Kalimantan Barat lakukan kunjungan kerja ke Kota Bekasi.

Kunjungan itu, selain studi banding juga terkait Program Replikasi Innovasi Pelayanan Publik Aplikasi e-Open yang diterapkan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatataan Sipil Kota Bekasi.

Bacaan Lainnya

Kepala Disdukcapil Kota Bekasi Taufik menjelaskan bahwa aplikasi e-Open merupakan suatu inovasi yang dicetus oleh dinasnya dalam upaya memberikan pelayanan satu pintu yang tidak terpisahkan oleh aplikasi-aplikasi pencatatan sipil lainnya.

“Pada aplikasi e-Open, terdapat beberapa pelayanan seperti pelayanan satu hari, pelayanan pengurusan kehilangan atau kerusakan KTP, permohonan menjadi warga Kota Bekasi, dan pelayanan lainnya”, ujar Taufik. Kamis, (7/4/2022).

Disampaikannya, pihaknya siap memberikan bimbingan maupun arahan kepada SDM Disdukcapil Kabupaten Ketapang dalam sisi operasional dan teknis dari pengembangan aplikasi Disdukcapil Kabupaten Ketapang.

“Secara teknis, nanti kita akan fasilitasi dengan tim teknisnya”.”tutur Taufik.

Taufik berharap kunjungan studi Banding ini, tidak hanya dalam sisi aplikasi tapi juga dalam sisi operasional dan teknis dari aplikasinya dengan cara pembentukan tim khusus yang akan dikirimkan dari Kabupaten Ketapang ke Kota Bekasi untuk pengembangan sumber daya manusia dalam pengelolaan aplikasi Disdukcapil Kabupaten Ketapang.

Hal itu pun kemudian disambut baik oleh Sekretaris Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Ketapang, Wiwiek Maryani.

“Kami melakukan studi banding ini, untuk belajar menyerap ilmu yang ada di sini (Kota Bekasi) untuk kami terapkan di Kabupaten Ketapang.”ungkapnya.

Ia mengatakan, tujuan dinasnya melihat penerapan penggunaan aplikasi in ialahi untuk menerapkan pelayanan kependudukan yang ada di Kabupaten Ketapang.

“Selain itu, juga untuk melakukan penandatangan kerja sama antara Pemerintah Bekasi dengan Kabupaten Ketapang.”kata Wiwiek.(hms)

 

Pos terkait