Kawal Pemilu, Bawaslu Kota Bekasi Teken MoU Pengawasan Parsipatif dengan Stkeholder

Bekasi – Bawaslu Kota Bekasi melakukan penandatanganan nota kesepahaman Memorandum of Understanding (MoU) dan deklarasi bersama dengan stakeholder Kota Bekasi pada Kamis, (21/4/2022).

Komisioner Bawaslu Kota Bekasi, Tommy Suswanto mengaku, dengan kerjasama yang dibangun ini bisa memberikan yang terbaik bagi kota Bekasi dalam upaya peningkatan pengawasan partisipatif sehingga menghasilkan Pemilu dan Pilkada yang lebih berkualitas.

Bacaan Lainnya

“Ini merupakan wujud dari antusias seluruh stakeholder Kota Bekasi untuk Pemilu dan Pemilihan 2024 dapat terwujud sesuai dengan azaz Pemilu (LUBR-JurDil).”kata Tommy

Tommy menyadari bahwa Badan Pengawas Pemilu tentu membutuhkan banyak tangan dan banyak pihak karena memang secara sumberdaya sangat terbatas sementara proses pilkada dan pemilu yang sangat panjang dan banyak tahapan yang diawasi sehingga membutuhkan banyak pihak untuk bisa bekerjasama dalam pengawasan

“Kami juga mengucapkan terimakasih atas Orasi Ilmiah yang disampaikan oleh Dr idhamholik.”ucapnya.

Adapun penyampaiannya Tomy menambahkan rasa optimsme untuk pagelaran pemilu dan pemilihan yang dipersiapkan akan berjalan dengan baik.

Tak hanya itu, seluruh peserta berkomitmen yang dituangkan dalam butir Deklarasi diantaranya :

1. Siap mengawal proses Demokrasi pada Pemilu dan Pemilihan di Kota Bekasi sesuai dengan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945.

2. Siap menjadi pelopor pengawasan partisipatif melalui inisiasi pencegahan dan pengawasan serta  pelaporan jika menemukan dugaan pelanggaran pada Pemilu dan Pemilihan di Kota Bekasi kepada Bawaslu sebagai lembaga yang berwenang melakukan penindakan pelanggaran.

3. Siap memberikan pendidikan politik kepada seluruh elemen mayarakat, memperkuat pengorganisasian dan memperluas jaringan dengan seluruh pemangku kepentingan. Baik dilakukan secara individu maupun kelompok.

4. Menolak segala bentuk politisasi SARA, hoax, dan politik uang  yang menghancurkan roh berdemokrasi dengan memperkuat kesadaran kritis masyarakat melalui simpul masyarakat/komunitas di tempat kami berada.

5. Menjaga martabat Pengawas Partisipatif dengan cara menjunjung tinggi konstitusi dan nilai-nilai Demokrasi.

Deklarasi ini diikuti oleh :
1. Universitas Islam ‘45’ (Unisma) Bekasi.
2. Institut Bisnis Muhammadiyah Bekasi.
3. Karang Taruna Kota Bekasi.
4. Peradi Kota Bekasi.
5. Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Tribuana.
6. Universitas Mitra Karya.
7. Pimpinan Cabang Nahdlatul Ulama
(PCNU) Kota Bekasi.
8. Pimpinan Daerah Muhammadiyah.
9. Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Kota Bekasi.
10. DPD KNPI Kota Bekasi.
11. IKA PMII Kota Bekasi.
12. KAHMI Bekasi.
13. PA GMNI Bekasi.
14. Dewan Pembina Pemuda Katolik.
15. Forum Komunikasi Alumni PMKRI.
16. Perkumpulan Senior GMKI.

Pos terkait