Kepada DPRD, Warga Ini Nangis Terisak- Isak Bicara Soal Susahnya Masuk SMA Negeri

Bekasi – Seorang warga di RW 24 Kelurahan Kaliabang Tengah Kecamatan Bekasi Utara menangis terisak-isak saat menyampaikan keluhan terkait susahnya masuk SMA Negeri bagi calon siswa baru lewat jalur afirmasi.

Hal itu disampaikan Riris kepada Anggota Dewan dari Partai Golkar Kota Bekasi Rasnius Pasaribu saat melaksanakan reses jaring aspirasi masyarakat di Dapil 2 Bekasi Utara bertempat di Gereja Kristus Rahmani Indonesia (GKRI) Bekasi.

Bacaan Lainnya

“Kami sebagai rakyat kecil, tolong dengarkan aspirasi kami Pak dewan. Tolong bantu kami pak dewan.”kata Riris. Jumat, (11/2/2022).

Tak hanya warga itu juga mempertanyakan mengapa pihak sekolah negeri kerap membebankan biaya uang gedung kepada orangtua saat penerimaan siswa baru.”Trus apa dong artinya sekolah negeri jika masih ada bayaran uang gedung.” ungkapnya.

Menjawab keluhan warga tersebut, Rasnius pun mengungkapkan bahwa, saat ini jenjang SMA kewenangannya ada di ranah Pemerintah Provinsi Jawa Barat, bukan ranahnya Pemkot Bekasi.

“Coba nanti kami koordinasikan ke DPRD Jabar. Sebab kami selaku dewan bahkan Wali Kota sekali pun tidak punya kewenangan akan hal itu.”jawab Rasnius kepada warga tersebut.

Selain itu, ujar Rasius warga juga mengusulkan terkait penanganan banjir, perbaikan drainase, jalan, pengelolaan sampah dan juga pembangunan sekretariat RW.

“Tadi, semua usulan warga sudah saya tampung. Tentu ini saya akan perjuangkan.”janji Rasnius.

Ia menyebut, aspirasi yang sudah diampung ada beberapa kelurahan yakni, seperti Kelurahan Teluk Pucung, Harapan Baru dan Kelurahan Kaliabang tengah.

“Mudah-mudahan, beberapa usulan warga bisa terwujud, tentunya bagi orang orang beriman harus selaras dengan kehendak Tuhan Yang Maha Esa.”kata Rasnius.

Ditempat yang sama, Pdt Muktar Siringo-Ringo mengaku sangat senang atas kedatangan anggota dewan Kota Bekasi tersebut.”Senang, dan apresiasi kepada Pak dewan Rasnius yang sudah menjemput aspirasi warga disini.”ungkapnya. (ton)

Pos terkait