Dalami Dugaan Suap Rahmat Effendi, KPK Panggil Sejumlah Pejabat Pemkot Bekasi Sebagai Saksi

  • Whatsapp

Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil sejumlah pejabat Pemkot Bekasi sebagai saksi. Pemanggilan ini untuk mendalami kasus penangkapan Wali Kota Bekasi nonaktif Rahmat Effendi atas dugaan korupsi.

Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Ali Fikri menyatakan, pihaknya memanggil lima saksi dalam penyidikan kasus dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa serta lelang jabatan untuk tersangka Wali Kota Bekasi nonaktif Rahmat Effendi (RE).

Bacaan Lainnya

Ia juga membenarkan pemeriksaan itu dilakukan di gedung merah putih KPK Jakarta pada Kamis, (13/1/2022).

Hari ini, pemeriksaan saksi tindak pidana korupsi suap pengadaan barang dan jasa serta lelang jabatan di lingkungan Pemerintah Kota Bekasi untuk tersangka RE,”ungkap Ali Fikri.

Lima saksi tersebut yakni, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) Lintong Dianto Putra, Kepala Bidang Pertanahan Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (Disperkimtan) Kota Bekasi Heryanto, serta Kepala Seksi Perencanaan dan Pengadaan Lahan Disperkimtan Kota Bekasi Usman Sufirman.

Selanjutnya, Lurah Sepanjang Jaya, Kota Bekasi, Junaedi dan Tan Kristin Chandra selaku pihak swasta. Sedangkan pejabat setingkat esselon 2 lainnya juga akan dipanggil guna dimintakan keterangan termasuk beberapa anggota badan anggaran DPRD Kota Bekasi.(*)

Pos terkait