Komisi III DPRD Kota Bekasi Minta Pemerintah Konsisten Awasi Peredaran Kosmetik Ilegal

Bekasi – Peredaran komestik pada era teknologi melalui dunia maya saat ini tidak bisa dipungkiri Oleh karena itu, pemerintah diminta konsisten turut mengawasi peredaran kometik secara daring.

Komisi III  Anggota DPRD Kota Bekasi dr Janet Aprillia Stanzah mengatakan saat ini tren penyebaran kosmetik memang sudah berubah dari yang awalnya di jual di toko, sekarang beralih penjualannya lewat dunia maya.

Bacaan Lainnya

“Peredarannya komestik banyak banget sekarang baik itu di sosmed, di pasar-pasar, dan juga di mall.”tutur dr Janet kepada wartawan. Rabu, (29/12/2021).

[embedyt] https://www.youtube.com/watch?v=m8ubR_w0Ey4[/embedyt]

Menurut politisi PDI Perjuangan Kota Bekasi ini, harus ada konsistensi dari pemerintah, BPOM maupun aparat kepolisian dengan melakukan insoeksi mendadak (sidak).

“Dan sampai saat pun ini kita tidak pungkiri masih ada peredaran kosmetik ilegal yang di jual di toko-toko shop online. Jadi kita minta pemerintah untuk memblokir situs-situs penjualan kosmetik tanpa izin edar atau ilegal.”ujar dr Janet.

Selaku praktisi kesehatan, dirinya pun sering melakukan edukasi kepada masyarakat tentang bahaya kosmetik tanpa izin edar atau ilegal. Karena ada mengadung bahan-bahan berbahaya di dalamnya.

“Seperti logam berat, mercury dan dampaknya juga bisa membuat kulit cacat bahkan kanker akibat dari bahan bahan kosmetik yang berbahaya.”jelasnya

“Jadi masyarakat harus diberikan edukasi akan bahaya kosmetik tanpa izin edar atau ilegal itu. Agar masyarakat tidak mudah terpancing dengan iklan atau promo-promo kecantikan secara instan. Harganya pun engga selalu murah lho. Bahkan mereka ada yang jual cukup mahal “sambung wanita yang hobi blusukan ke masyarakat ini.

dr Janet bahkan mengatakan, situs situs yang menjual kosmetik tanpa izin edar atau ilegal harus segera di blokir. Tak hanya itu, situs yang dinilai menjual kosmetik yang mengandung bahan berbahaya juga ikut diblokir.

Ia pun menghimbau agar masyarakat untuk tidak cepat percaya terhadap iklan iklan ataupun promo-promo kosmetik yang dijual melalui dunia maya.

“Jadi sebelum membeli kosmetik, baiknya cek dulu izin edarnya. dan sebelum dipakai baiknya konsultasikan dulu ke dokter yang ahli dibidangnya.”Imbuhnya. (ton)

Pos terkait