Uang Sebesar Rp30 Juta Nasabah Bank BNI Raib. Begini Kronologinya.

  • Whatsapp

Tegal – Seorang nasabah bernama Jolecha kehilangan uang di itabungannya sebesar Rp 30 juta.

Peristiwa itu terjadi ketika Jolecha mendapat uang sebesar Rp303 juta dari hasil pembebasan lahan miliknya di Desa Marga Ayu Kecamatan Margasari Kabupaten Tegal.

Baca Juga :

Kemudian, dIa pun mencairkan uang itu melalui Bank BNI sebessr Rp 270 juta dan sisanya masih ada sekitar Rp33 juta lebih di tabungan.

Namun, selang beberapa hari ia pun kemudian berencana ingin mengambil uang melalui ATM miliknya sebesar Rp 3 juta.

“Namun saya kaget dan bingung, saat mau cairkan uang, saldo yang seharusnya masih ada tiba-tiba nol.” ujar Jolecha kepada wartawan. Kamis, (8/7/2921).

Dia pun mengaku tidak pernah mengambil atau menarik uang di rekening apalagi menggesek kartu ATM miliknya tersebut.

Atas kejadian, itu, ia kemudian mendatangi bank tersebut untuk mempertanyakan kemana raibnya saldo yang ada di ATM miliknya kepada pihak Bank.

“Setelah dijelaskan oleh pihak Bank, ternyata saldonya telah ditransfer ke BNI life Insurance dan baru bisa diambil setelah 5 tahun ke depan, ” kata Jolecha kecewa.

Semestinya menurut Jolecha, pihak Bank menjelaskan dulu terkait asuransi tersebut lantaran dirinya hanya orang kecil dan awam tentang perbankan.

“Apalagi, kami tidak pernah merasa melakukan penanda tanganan persetujuan asuransi
tersebut,” ungkapnya.

Selain merasa dibodohi, Ia juga merasaa dirugikan oleh pihak Bank karena telah mentransfer uang kepada pihak bank BNI life Insurance tanpa ada konfirmasi terlebih dulu.

“Kalau dibatalkan, maka ada potongan, ditambah lagi kami harus menunggu 7-14 hari untuk mengklaimnya. Jelas kami yang dirugikan.”paparnya.

Meski begitu, kata dia akan terus berjuang untuk meminta haknya selaku nasabah.”Ya menurut kami, harusnya pihak Bank mencari oknum marketing BNI life ansurance yang telah merugikan nasabah dan citra BNI dimasyarakat.”tuturnya.

Terkait hal itu, ia pun telah menyerahkan persoalan ini ke LSM Gerhana Indonesia yang ditunjuk sebagai pedampingan untuk menindaklanjuti kejadian ini.

“Saya sudah buat surat kuasa ke LSM Gerhana Indonesia untuk menyelesaikan persoalan ini. Sebab saya pribadi kurang memahami terkait masalah ini.”pungkasnya. (pdi)

Pos terkait