Kasus Organda Naik ke Penyidikan. Kuasa Hukum Terlapor: Sudah Layak Ditahan

  • Whatsapp

Bekasi – Kasus dugaan penipuan oleh Ketua Organda Kota Bekasi berkedok iming-iming proyek dengan terlapor Amat Juani dinaikkan dari tahap penyelidikan ke tahap penydikan oleh kepolisian.

Kuasa Hukum pelapor Mario Arisatmodjo. SH. MH mengapresiasi langkah polisi yang menaikkan status dari penyelidikan ke penyidikan setelah menemukan dua alat bukti yang cukup terkait tindak pidana.

Baca Juga :

“Saya sangat apresiasi langkah polisi dalam pengembangan kasus ini.”kata Mario Arisatmojo SH MH dalam keterangannya di Polrestro Bekasi Kota. Rabu, (30/6/2021).

Mario menambahkan, kliennya Mastaria Br Manurung telah mendapatkan surat dari Polrestro Bekasi Kota tentang Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) dengan nomor B/152/VI/2021/Restro Bks Kota tertanggal 22 Juni 2021 yang ditandatangani Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat) AKBP Hery Purnomo.

Menurut dia, SPDP itu sudah tepat dan pantas dikeluarkan bahkan terlapor juga sudah layak untuk ditahan karena ini merupakan suatu peristwa sudah berulang kalinya.

“Apalagi, di kasus yang berbeda, beliau juga sudah ditetapkan sebagai terpidana. Jadi menurut kami, terlapor sudah selayaknya dilakukan penahanan. Pasal yang dikenakan 378 KUHAPidana. Mungkin nanti pengembangan di Kejaksaan bisa bertambah.” kata Mario.

Ia berharap kepada penyidik dapat lebih cepat memproses SPDP ini mengingat alamat kantor Organda Kota Bekasi saat ini tidak jelas keberadaan.

“Untuk itu, kami minta segera diproses agar terlapor tidak menghilangkan barang bukti, tidak melarikan diri. Sudah ada panggilan dan menunggu tandatangan lagi dari Kasat.”ucap Mario.

Ia juga menambahkan terkait SPDP ini, pihaknya pun sudah melakukan konfirmasi dan cek and ricek ke kejaksaan Negari (Kejari) Kota Bekasi

“Bahwa laporan itu sudah diterima oleh Kejaksaan. Jadi dalam waktu dekat ini akan segera di proses. Dalam 30 hari sudah ada kejelasan untuk kasus ini. Kami harap kejaksaan sesuai dengan jadwal dalam menetapkan tetlapor ini. Sebab gimanapun kami akan kawal terus kasus ini sampai tahapan proses.” ujarnya.

Ditempat yang sama, Pelapor yakni Mastaria Br Manurung mengatakan sedkit lega dengan dinaikannya status terlapor ke tahap penyidikan.

“50 persen perasaan saya lega setelah naik sidik dengan berbagai kendala dan akhirnya statusnya bisa naik juga.” ungkapnya.

Atas itu, ia pun menyampaikan ucapan terima kasih kepada penyidik Polrestro Bekasi Kota.” Cuman satu permintaan saya, mengingat saat ini dia (terlapor) sudah terpidana dengan vonis 9 bulan pejara, sudah selayaknya dia (terlapor) di tahan untuk mempermudah penyidikan dalam kasus ini.” imbuhnya.

Terkait permintaan penahanan ini menurut dia, lantaran dirinya sudah banyak dirugikan oleh terlapor.”Saya harap dalam laporan saya, terlapor sangat pantas untuk ditahan di kepolisian.”ungkapnya.

Karena menurut dia, terlapor ini sudah sangat merusak dan mencoreng nama Organda di Kota Bekasi.

“Sebelum di tahan, saya belum merasa tenang 100 persen. Saya masih merasa belum mendapat keadilan. Sampai lobang tikus pun saya akan kejar terus. Tapi kalau sudah di tahan, baru saya sudah mendapat keadilan. Karena saya engga mau ada korban-korban lain.” dia kembali menegaskan (ton).

Pos terkait