Dinas Sosial Kota Pematangsiantar Gelar Rapat Perbaikan Data Invalid

  • Whatsapp

Pematangsiantar – Dinas Sosial P3A Kota Pematangsiantar menggelar rapat perbaikan data penerima bantuan sosial Invalid bertempat dijalan Dahlia Kelurahan Bukit Sofa Kecamatan Siantar Barat, Kamis (1/7/2021).

Rapat tersebut digelar diruanga Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation (SIKS-NG) yang dihadiri oleh Kadis Sosial Pariaman Silaen SH, Kabid sosial Drs Risbon sinaga, MM, Kasi Daya sosial Dirgahayu P Simanjuntak, SE, operator SIKS-NG, Koordinator Kota PKH, SDM PKH dan TKSK, membahas tentang Perbaikan data penerima bantuan sosial diantara PKH, BPNT, BST dan ada diluar penerima bantuan atau dinamakan dalam daftar tunggu yang sudah masuk Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS)

Baca Juga :

Kadinsos Kota Pematangsuantar Pariaman Silaen SH, mengatakan tujuan rapat dilakukan untuk membahas tahapan-tahapan teknis untuk perbaikan data di aplikasi SIKS-NG, dilakukan secara sinergi bersama untuk menyelesaikan Perbaikan Data Invalid di SIKS-NG.

Sementara itu, Drs Risbon Sinaga, MM, selaku Kabid Sosial, mengatakan, bahwa data tetap bermasalah terutama NIK tdk Valid, ganda identik, KK ganda. Kemungkinan adanya warga yg ada di DTKS blm menggunakan e-KTP atau salah penginputan data saat pendataan.

“Data yang bermasalah belum terselesaikan dan makin bertambah sekitar 34.480 yang harus diperbaiki padahal beberapa bulan yang lalu sudah dilakukan perbaikan data.
Hal ini terjadi diseluruh Kabupaten/Kota yg ada di Indonesia. Kita berharap perbaikan data Invalid dapat diselesaikan secara cepat dan tepat, kerjasama semua stakeholder, Pihak Dinsos, termasuk TKSK/Relawan, SDM PKH dan Kecamatan melalui Kelurahan/perangkatnya,” ujarnya.

Risbon Sinaga juga menambahkan, bahwa sudah melakukan kerjasama dengan Dukcapil untuk perbaikan data NIK dan KK agar semua sinkron secara baik.

“Dalam hal ini, kita harapkan agar setiap kelurahan nya saling berperan aktif untuk bekerja CEPAT dan TEPAT sehingga perbaikan Data Invalid di SIKS-NG yang batas waktu untuk perbaikan data penerima bantuan sampai tanggal 31 Juli 2021 dapat diselesaikan,” ungkap Risbon Sinaga.

Berdasarkan data yang harus diperbaiki sekitar 34.480 diantaranya untuk diperbaiki 47,947 , pada Dukcapil 12.162, belum pada Dukcapil 793, meninggal 31 , diusulkan dihapus 469 , tidak mempunyai EKTP 11. (im).

Pos terkait