Sudah Dibayar 100 Persen, Gedung Creative Center Kota Bekasi Belum Serah Terima Kunci

  • Whatsapp

Bekasi – Pembangunan gedung Creativ Center Kota Bekasi yang dibiayai oleh Banprov Jawa Barat yang berlokasi di Jalan Lapangan Serbaguna.Margahayu, Bekasi Timur hingga kini belum ada tanda tanda dipergunakan. Padahal, pembangunan gedung tersebut telah memakan biaya sebesar Rp 5,8 miliar.

Sekretaris LSM PEKAN RI Jansius Hutapea menyesalkan ketidak-jelasan belum diserah terimanya kunci gedung yang dimenangkan oleh PT Pitaco Mitra Perkasa lantaran belum bisa dimanfaatkan oleh masyarakat.

Baca Juga :

Padahal kata dia, menurut Ibdal (PPTK) bahwa gedung tersebut sudah dibayarkan 100 persen dan akan dikelola oleh Pemkot Bekasi.

Ia mengatakan, gedung ini merupakan bagian dari program gubernur yang menginginkan adanya tempat untuk memfasilitasi kegiatan kreatif pemuda.

“Harusnya, tahun 2021 sudah bisa dipergunakan masyarakat hanya saja belum ada serah terima. Itu yang jadi pertanyaan Kenapa bisa begitu??.”ujar Jansius melalui siaran persnya. Rabu, (14/7/2021).

Bahkan, menurut dia dari awal, pembangunan gedung tersebut sudah ada masalah mulai dari proses lelang sampai pelaksanaan pembangunannya.

“Secara analisa kami, gedung itu wajib dibongkar ulang. Sebab kami menduga, gedung itu gagal kontruksi. lantaran tak sesuai bestek atau gambar kerja dalam perencanaan awal pembangunannya.” ungkapnya.

Lucunya lagi, Pemkot Bekasi juga akan kembali menggelontorkan biaya untuk melanjutkan pembangunan gedung tersebut.

“Kami juga sudah menyurati soal itu ke dinas terkait tapi sampai sekarang tidak ditanggapi. Mestinya kan tidak ada yang perlu ditutup-tutupi. Publik patut dapat informasi.”ucap Jansius kesal.

Terpisah, Sekretaris Disperkimtan Kota Bekasi Imas Asiah ketika dikonfirmasi mengatakan gedung tersebut akan kembali dilanjutkan. “Itu akan dilanjut kembali. Mungkin anggaranya apa dari APBD atau bukan, saya belum tahu.”ujarnya. Kamis, (15/7/2021).

Da juga tidak menjelaskan alasan pihaknya belum melakukan serah terima kunci atas gedung meskipun gedung tersebut telah dibayar 100 persen.

“Kan ada progresnya. Coba tanya ke kabidnya bang.” kata Imas ketika disinggung alasan terkait belum adanya serah terimanya kunci atas gedung tersebut. (ton).

Pos terkait