Soroti Perdin, Mahasiswa Minta Pemda Fokus Pada Pemulihan Ekonomi

  • Whatsapp
Aksi mahasiswa Cipayung Plus

Pandeglang – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam “Cipayung Plus” Kabupaten Pandeglang Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang dan Liga Mahasiswa Demokrasi untuk Indonesia (LMND) EK-Pandeglang kembali turun kejalan soroti Anggaran Perjalanan Dinas OPD Kabupaten Pandeglang yang dinilai sangat fantastis.

Untuk kesekian kalinya, mereka turun kejalan melakukan aksi menuntut kinerja anggota DPRD untuk segera melakukan evaluasi terhadap Anggaran Perjalanan Dinas OPD Kabupaten. Pandeglang.

Bacaan Lainnya

Aksi unjukrasa kali ini dilakukan didepan Kantor Sekertaris Daerah dan Gedung DPRD Kabupaten Pandeglang dengan diwarnai pembakaran ban bekas di depan, Rabu.(7/4/2021).

Hadi, Ketua Umum HMI Cabang Pandeglang mengatakan, Peraturan Menteri Keuangan nomor 17 tahun 2021 mengerahkan kepada seluruh Pemerintah daerah ditengah situasi pemulihan ekonomi saat ini seharusnya konsentrasi pada pemeliharan dan pemulihan kondisi ekonomi pasca pandemi Covid-19.

Permenkeu Nomor 17 tahun 2021 jelas mengarah kepada pemulihan ekonomi pasca pandemi Covid-19, bukan untuk jalan-jalan para pejabat daerah.”ucap Hadi.

Menurutnya, bagaimanapun masyarakat saat ini sedang mengalami kesulitan dalam menghadapi transisi pemulihan ekonomi pasca pandemi. Dan kehadiran pemerintah daerah sangat dinantikan oleh masyarakat.

“Dalam rangka pemulihan ekonomi pasca pandemi, kami kira masyarakat menantikan kehadiran pemda. Namun hal itu ditafsirkan lain oleh pemda dengan meningkatkan anggaran perjalanan dinas hingga mencapai angka yang tidak jelas.” tegasnya.

Senada disampaikan Fikri Ek LMND yang menurutnya, Dewan perwakilan rakyat Pandeglang dalam pembahasan penyusunan anggran tahun 2021 seharunya memikirkan kepentingan masyarakatnya dan jangan hanya memikirkan kepentingan pribadi atau kelompoknya.

Atas itu, Fikri mempertanyakan soal peningkatan anggaran perjalan dinas DPRD yang meningkat sampai 3 miliar.

“Tahun 2020 anggran perjalanan dinas DPRD hanya 38 miliar dan sekarang meningkat menjadi 41 miliar. Sebetulnya anggota DPRD Kabupaten Pandeglang memikirkan masyarakat atau tidak.” cetus Fikri

“Untuk itu, kehadiran kami disini melakukan aksi kembali kepada DPRD Kabupaten Pandeglang meminta agar merefocusing anggaran perjalanan dinas yang mencapai 88 miliar untuk dialokasikan pemulihan ekonomi dan pembangunan infrastruktur jalan di kabupaten pandeglang,.” tutur Fikri. (kki)


Pos terkait