Kota Bekasi Bentuk Koperasi Peternak Maggot

  • Whatsapp

Bekasi – Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi melihat peluang budidaya maggot yang memiliki nilai ekonomi tinggi. Rahman, seorang peternak maggot di Kelurahan Arenjaya, Bekasi Timur, dapat meraup untung hingga Rp 12 juta per bulan pada masa pandemi Covid-19.

Wakil Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, kini merealisasikan pembentukan koperasi budidaya maggot kepada peternak maggot se-Kota Bekasi sebagai wadah menggerakkan ekonomi kreatif masyarakat.

Bacaan Lainnya

“Kegiatan ini dapat merealisasikan ekonomi kreatif di masyarakat dan meminimalisasi permasalahan sampah di Kota Bekasi,” ujar Tri Adhianto didampingi istri, Wiwiek Hargono, saat silaturahmi dengan para peternak maggot di Hutan Bambu Margahayu, Bekasi Timur, Minggu (14/2/2021).

Tri mengungkapkan, maggot berpotensi besar dikembangkan untuk mengatasi persoalan ekonomi warga dan persoalan persampahan. “Maggot dapat menjadi solusi dalam menekan volume pembuangan sampah ke TPA Sumurbaru, Bantargebang, dengan metode zero waste,” imbunya.

Pembentukan Koperasi pegiat maggot diharapkan mampu untuk menjadi wadah sarana komunikasi antar penggiat maggot bertukar pengetahuan, dan mampu membantu pemodalan pengembangan pegiat maggot.

Tri menghimbau kepada penggiat maggot untuk bisa memberikan pelatihan dan pengetahuan budidaya maggot kepada siapa saja yang hendak mempelajari budidaya magot. (ton)


Pos terkait