47 Kg Barang Bukti Sabu Dimusnahkan dengan Cara Direbus Menggunakan Air Panas

  • Whatsapp

Batam – Polda Kepulauan Riau (Kepri) bersama Kejalsaan Negeri Kota Batam memusnahkan barang bukti narkotika jenis sabu seberat 46.926.67 gram atau 47 kilogram di Mapolda Batam pada Senin, (8/2/2021).

Barang haram itu berdasarkan hasil pengungkapan kasus dari Ditresnarkoba Polda Kepri pada tanggal 17-18 Januari 2021 dengan empat tersangka masing-masing Inisial N, MD, MY dan M.

Bacaan Lainnya

“Barang bukti ini, hari ini kita musnahkan dengan cara direbus menggunakan air panas.” ujar Wakapolda Kepri Brigjen Pol Darmawan saat memimpin pemusnahan barang bukti di Mapolda Kepri.

Dikatakan Wakapolda, barang bukti narkotika dengan jenis sabu yang dimusnahkan merupakan hasil dari tiga lporan Polisi, Surat Ketetapan Status Barang Sitaan Narkotika dari Kejari Batam dan surat berita acara pemeriksaan laboratoris kriminalistik.

“Barang bukti ini didapatkan dari empat TKP yakni, di Parkiran J8 Food Court Jalan Duyung Kel. Tanjung Uma Kec. Lubuk Baja Kota Batam, Pinggir Jalan Pelabuhan Sagulung Kelurahan Sei. Binti Kecamatan Sagulung Kota Batam, didalam lemari dan Gudang Teluk Bakau Kelurahan Pulau Terong Kecamatan Belakang Padang Kota Batam dan di Kavling Bida Ayu, Sei Beduk, Kota Batam”. jelas Wakapolda.

Menurut Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Pol Harry Goldenhardt barang bukti ini diamankan dari para tersangka oleh Ditresnarkiba di tiga lokasi yang berbeda yaitu di parkiran J8 Food Court jalan Duyung Kelurahan Tanjung Uma Kecamatan Lubuk Baja Kota Batam, di pinggir jalan Pelabuhan Sagulung, dan terakhir di Belakang Padang.” kata Kombes Harry.

Sedangkan barang bukti dari tersangka Inisial M alias D yang berhasil diamankan di daerah Kavling Bida Ayu, Sei Beduk, Kota Batam pada 6 januari 2021 dengan barang bukti narkotika jenis sabu sebanyak 2 bungkus.

“Atas perbuatannya, para tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) dan atau pasal112 ayat (2) jo pasal 132 ayat (1) Undang-Undang nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Dengan ancaman pidana penjara seumur hidup, atau pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun.” sebut Kombes Harry.

Dalam kegiatan ini, Wakapolda turut didampingi Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Harry Goldenhardt Dirresnarkoba Polda Kepri Kombes Pol Muji Supriyadi, dan Kasubdit II Ditresnarkoba Polda Kepri Kompol Henry Andar H Sibarani, serta perwakilan dari Pengadilan Negeri, Kejaksaan Negeri Kota Batam dan BPOM. (*)

 

.


Pos terkait