Selesai Dikerjakan Tahun 2020, Drainase di Mekar Nauli Siantar Ambruk

  • Whatsapp
Foto proyek drainase

Siantar – Kualitas proyek pembangunan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Dinas Tata Ruang dan Pemukiman Kota Pematang Siantar dipertanyakan. Kali ini proyek pembangunan drainase di Kelurahan Mekar Nauli Kota Pematang Siantar selesai dibangun tahun 2020 lalu sudah ambruk.

Bangunan drainase sepanjang kurang lebih 10 meter yang tidak diketahui sumber dananya pun mendapat sorotan dari warga setempat karena diduga kuat dikerjakan asal jadi. Pasalnya, baru di kerjakan tahun 2020, kini sudah ambruk dan tidak diketahui penyebanya.

Bacaan Lainnya

Salah satu warga yang tidak mau disebutkan namanya kepada Teropongindonesia.com Rabu, (20/1/2021) mengatakan harusnya drainase yang dibangun ini kokoh. Namun karena pengerjaanya diduga kurang bagus, bangunan drainase itu pun tidak sesuai harapan warga.

“Bangunan drainase seperti yang terlihat saat ini sangat minim azas manfaatnya. Ini bisa jadi sebagai efek dari bangunan yang disinyalir dibangun tidak sesuai spesifikasi,” ujarnya.

Ia juga mengatakan, sejak awal pengerjaanya, juga tidak diketahui asal usul sumber dananya sebab dari awal sampai selesai dibangun, tidak terpampang papan nama di lokasi proyek.”Kita engga tahu, siapa yang mengerjakan proyek.” ujarnya.

Warga itu pun menilai bahwa bisa jadi kurang bagusnya kualitas pekerjaan tersebut akibat lemahnya pengawasan dari dinas terkait sehingga proyek drainase yang dikerjakan rekanan diduga asal jadi.”Melihat drainase yang baru dibangun ini anggarannya pasti puluhan juta rupiah,” kata warga itu memprediksi.

Ia meminta panitia pengawas dinas terkait jangan berdian diri. Bekerjalah dengan benar sesuai tufoksinya.”Mohon Panitia pengawas jangan berdiam diri dampaknya nanti masyarakat yang menjadi korban.”pintanya.

Sementara itu, ketika dicoba dikonfirmasi melalui pesan singkat, PPK belum juga memberikan keterangan terkait hal tersebut. (kip)


Pos terkait