Hasil Deposito Sebesar Rp 2 M Belum Disetor ke Kas Daerah, Begini Komentar Dirut BPRS

  • Whatsapp

Bekasi – Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi menyimpan dana dalam bentuk deposito dan giro sebesar Rp 5 miliar di Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) Kota Bekasi. Hal itu diungkapan oleh Direktur Utama Bank Perkeridatan Rakyat (BPR) BPRS Kota Bekasi Muhammad Asmawi.

“Kalau gak salah penempatan dananya sekitar Rp 5 miliar,” kata Asmawi Selasa, (24/11/2020) ketika diminta tanggapan terkait dana berupa deposito sebessr Rp 2 miliar yang tidak disetorkan ke kas daerah.

Namun kata dia untuk jadwal penarikan dana tersebut tidak menentu sama sekali.”Narik dananya gak nentu, paling tidak semester ke dua baru bisa ditarik, yakni antara bukan Mei sampe Desember.” ucap dia.

“Sebetulnya, kami kelimpungan jika dana itu ditarik pada bulan Desember karena asetnya langsung anjlok.” ia menambahkan.

Terkait suku bunga sebesar 7,3 persen yang tertulis ditemuan BPK, bukan diberikan per bulan melainkan per tahun. Dan itu sudah diberitahu oleh pihaknya kepada kepada BPK.

“Kan gak mungkin bunga 7,3 persen itu per bulan. Apalagi sebelumnya aja, kita, jualan suku bunga itu setinggi- tingginya hanya 1,5 persen.”tandasnya.

“Bunga deposito itu terang dia, kemudian diterima sebagai penerimaan lainnya pada saat jatuh tempo yang disetor ke kas daerah.” Terang Asmawi

“Pertanyaanya, kenapa engga disetorkan. Ya karena gak ditarik gak dicairkan depositonya. Kalau mereka mau, baru kita setorkan.” katanya.

Berdarsakan pemeriksan per 31 Desember, dana dalam bentuk deposito yang dimiliki pemerintah yang di setor ke kas daerah sebesar Rp 2 miliar. Dana yang ditempatkan di bank BPRS sebesar Rp 1 miliar dalam jangka waktu 1 bulan dengan sistim bagi hasil.

“Jadi penempatan deposito itu, jangka waktunya bulanan dengan sisitim perpanjangan. terangnya.

Dikatakan, untuk penghasilan dana deposito langsung disetorkan ke kas daerah.”Jadi dana itu langsung kami setorkan. kami tidak pernah menahannya. Sesuai perintah, ada surat pencairan deposito, baru kita cairkan.” pumgkasnya. (ton).


Pos terkait