Diskominfo: Soal Pelayanan, Dinkes yang Paling Banyak Diadukan Warga

  • Whatsapp

Bekasi – Sebanyak 59 aduan warga telah ditindaklanjuti oleh Pemerintah Bekasi melalui call center 1500-444 selama dua minggu terakhir ini yakni mulai 11-27 Oktober 2020.

Kepala Dinas Komunikasi Informatika Stastistik dan Persandian Kota Bekasi, Hudi Wijayanto menyampaikan, pengaduan yang paling banyak diadukan warga ditujukan pada Dinas Kesehatan yakni sebanyak 19 aduan.

Bacaan Lainnya

Kemudian disusul oleh Dinas Kependudukan Catatan Sipil dengan 12 pengaduan serta Badan Pendapatan Daerah sebanyak 6 pengaduan.

“Jika ditotal ada 59 pengaduan yang sudah ditindaklanjuti OPD. Yang terbanyak Dinkes. Sementara lainnya rata-rata dibawah 5 pengaduan,” kata Hudi. Kamis (22/10/2020).

Hudi juga menyampaikan Diskominfostandi sebagai pengelola pengaduan di Kota Bekasi yang menjadi Perangkat Daerah dalam menangani pengaduan masyarakat melalui kanal Call Center 1500444 dan SP4N-LAPOR untuk selanjutnya diteruskan dan ditindaklanjuti oleh Perangkat Daerah di Kota Bekasi.

Kota Bekasi sudah membangun layanan pengaduan publik melalui Call Center 1500444 sejak tahun 2017. Layanan ini menjadi sarana bagi warga Kota Bekasi untuk melakukan pengaduan terkait pelayanan publik, sarana prasarana sampai dengan berbagai permasalahan sosial lainnya yang ada di Kota Bekasi.

“Untuk tindaklanjut aduan warga, langsung diawasi oleh Pak Wali. Pengawasan itu untuk memastikan respon cepat dalam penanganan pengaduan publik di Kota Bekasi,” ucapnya

Kata dia, selain Call Center 1500444, Kota Bekasi kini juga terintegrasi dengan layanan pengaduan publik yang dikelola langsung oleh Pemerintah Pusat melalui KemenPan-RB.

Kanal pengaduan SP4N-LAPOR dapat diakses oleh masyarakat luas termasuk warga Kota Bekasi, dengan mengunduh aplikasi pada gawai juga dapat melalui SMS ketik BKSKOTA (SPASI) ADUAN kirim ke 1708 atau website bekasikota.lapor.go.id.

Aplikasi ini merupakan kanal pengaduan nasional yang sudah terhubung dengan Instansi, Lembaga, Kementerian hingga Pemerintah Daerah untuk mengoptimalkan pelayanan terhadap masyarakat dan menindaklanjuti dengan cepat segala permasalahan yang terjadi di masyarakat.

“PakWali sudah membentuk Unit Reaksi Cepat (URC) berdasarkan Intruksi Wali Kota Bekasi Nomor 555.7/225/ Diskominfostandi.PIP tahun 2017.” ujarr Hudii.

Adanya aturan ini sebagai bagian dari pelayanan ke masyarakat yang dilakukan perangkat daerah agar pengaduan warga dapat terselesaikan dengan cepat, tuntas dan maksimal. (ton)

Pos terkait