Disdik dan Polrestro Bekasi Kota Undang Kepsek Antisipasi Pelajar Terlibat Unjuk Rasa Anarkis

  • Whatsapp

Bekasi – Dinas Pendidikan Kota Bekasi berkoordinasi dengan Polres Metro Bekasi Kota dan KODIM 0507/BKS terkait aksi unjuk rasa yang berpotensi tindak anarkis dengan melibatkan peserta didik

Dengan mengundang seluruh perwakilan guru mulai tingkat SMP, SMA, dan SMK, Disdik melakukan pencegahan keterlibatan peserta didik dalam aksi unjuk rasa yang berpotensi tindakan anarkis.

Bacaan Lainnya

Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi Inayatullah meminta para kepala sekolah dapat memantau, mengawasi serta menjaga keamanan dan keselamatan peserta didik di dalam dan di luar lingkungan sekolah

Kepala sekolah juga diminta untuk menjalin kerjasama dengan orang tua/wali murid guna memastikan putra/putrinya mengikuti proses pembelajaran sesuai ketentuan dan membangun komunikasi harmonis dengan peserta didik.

Inay juga mengatakan agar para kepala sekolah dapat melaksanakan kegiatan pembelajaran yang dapat menyalurkan pemikiran kritis, bakat dan kreativitas peserta didik masing-masing dan memastikan pengurus Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) khususnya dan peserta didik pada umumnya untuk tidak terpengaruh dan terprovokasi terhadap informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan dan menyesatkan.

Selain itu, tambah Inay para orang tua dapat memberikan pendampingan dan pembinaan kepada anaknya akan dampak dalam aksi unjuk rasa.

“Para orang tua harus memberikan pendampingan penuh terhadap anak-anaknya, membina anak dan memberitahu akan dampak yang ditimbulkan jika terlibat pada aksi unjuk rasa,” jelasnya

Terlebih, kata Inay resiko penularan Covid-19 saat berkerumun sangatlah besar dan ini sangat membahayakan kesehatan bagi peserta didik.

Ditempat yang sama, Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Pol Wijonarko, mengatakan tujuan dari kegiatan ini dalam rangka untuk menyamakan persepsi terkait akhir-akhir ini banyaknya para pelajar yang ikut serta dalam aksi unjuk rasa ini.

Hal ini perlu di antisipasi agar masa depan anak didik kita cemerlang, bila ada pelajar yang ikut serta dalam aksi unjuk rasa sering melakukan tindak pidana dan hal ini dapat memberikan dampak psikologis.

Dalam Rapat tersebut, Forkopimda bersama Dinas Pendidikan Kota Bekasi dan para kepala dekolah menerapkan prosedur protokol kesehatan. (ton)

Pos terkait