RSUD dr Chasbullah Abdul Madjid dan DPMPTSP Siap Menuju WBK dan WBBM

  • Whatsapp

Bekasi – Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi menjadi pembina apel di tengah masa Adaptasi Kebiasaan Baru (AKBB) yang sebelumnya meniadakan apel pagi

Turit Hadir, Wakil Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, Ketua DPRD Kota Bekasi, Choiruman J. Putro, Sekretaris Daerah, Reny Hendrawaty.

Bacaan Lainnya

Apel juga dirangkaikan dengan penandatanganan dukungan penuh kepada RSUD dr. Chasbullah Abdul Majid dan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Bekasi yang siap menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokasi Bersih Melayani (WBBM).

“Sudah tertinggal dari Polres Metro Bekasi dan Kejaksaan Negeri Kota Bekasi, kini kita dukung untuk RSUD dr. Chasbullah Abdul Majid dan DPMPTSP dalam langkah positif untuk WBK dan WBBM.” kata Rahmat disela sela apel.

Dalam amanatnya, Rahmar menyampaikan terima kasih atas kinerja para aparatur dalam mengelola keuangan daerah sehungga dapat meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) ke 5 kalinya.

Capaian itu menurut dia, sebuah perubahan dan kemajuan dari para rekan rekan yang bekerja dalam peraihan penghargaan tersebut, untuk Inspektorat Kota Bekasi agar langkah kedepan menerapkan sistem kerja dari Badan Pengawasan Keuangan (BPK) yang membuat review 3 bulan anggaran berjalan dan menggunakan metode dari BPK untuk mengawasi jumlah apa yang disebut dengan anggaran.

Ia juga apresiasi petugas Dinas Perhubungan, Satpol PP dan para apartur yang terjun langsung dalam pengawasan pada hari Minggu kemarin, Car Free Day. Seba hampir setiap warga yang hadir menggunakan masker dan mengikuti protokol kesehatan yang ada bahkan penyediaan alat juga dimaksimalkan oleh dinas terkait.

Untuk itu, dalam 2 minggu kedepan, penyelenggaraan CFD akan tetap terlaksana dan nantinya dari Dinas Kesehatan akan melakukan rapid tes secara acak untuk evaluasi.

“Kita harus saling sinegritas satu sama lain, begitu juga kepada lembaga vertikal maupun lintas horizontal. Diingatkan kembali kepada ITKO untuk mengcopy kinerja dari BPK dalam setiap 3 bulan anggara berjalan, agar kita mengantisipasi adanya hal hal yang tidak diinginkan,”ujarnya. (ton)

Pos terkait