Kondisi Meja dan Kursi Sekolah Ini Kurang Layak, Ini Kata Kadisdik

  • Whatsapp

Bekasi – Fasilitas sarana prasarana seperti meja dan kursi di beberapa sekolah negeri di Kota Bekasi kondisinya mulai sangat memprihatinkan. Salah satunya SDN Jatiwaringin VI. Pasalnya banyak kursi dan meja yang ditemukan sudah kurang layak pakai.

Dari pantauan dilapangan terlihat bahwa kondisinya memprihatinkan, hampir sebagian meja dan kursi sudah rapuh dan kurang layak dipakai oleh siswa.

Bacaan Lainnya

Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi Inayatullah mengatakan bahwa setiap tahunnya kebutuhan mebeler tetap masih kurang.

Bahkan tahun kemarin ada anggaran terkait pengadaan mebeler namun itu belum bisa memenuhi semua sekolah dan hanya bisa memperbaikinya sepanjang itu masih dapat dipakai oleh sekolah.

“Ya kita engga mungkin penuhi semuanya. Jadi kita bertahap. Siapa yang mendesak, ya kita penuhi. Karena tahun ini kita tidak mengajukan anggaran,” kata Inay dikonfirmasi Kamis, (2/7/2020).

Ia mengaku untuk tahun 2021 pihaknya sudah mengajukan anggaran untuk kebutuhan membeler sebesar Rp11 miliar.”Kita usulkan Rp 11 miliar untuk mebeler.” pungkasnya.

Sementara Kepala Bidang SMP Yopik Royilah menambahkan, untuk dana BOS reguler pada setiap sekolah harus melihat anggaran dan kebutuhannya.

“Kalau sekiranya di sekolah itu ada bangkunya rusak mestinya sekolah harus menganggarkan dana perawatan untuk itu (mebeler).,”ungkapnya.

Pihak sekolah menurut dia, jangan hanya berharap dari usulan pengadaan. Sebab di dana BOS pusat itu ada aturannya  meski begitu, setiap rahun pihaknya tetap selalu mengusulkan pengadaan mebeler.

“Benar kata Pak Kadis, Disdik belum bisa memenuhi kebutuhan sekolah semua. Jadi kepseknya harus kreatif, mana yang diperioritaskan yang harus dilaksanakan,” jelas Yopik.

Misalnya, disekolah banyak kursi atau meja yang rusak, nah itu yang harus diperioritas dulu daripada komputer atau yang lainnya.” pungkasnya. (ton)

Pos terkait