Kisruh Gedung Partai Beringin Berbuntut Pelaporan ke Polisi

  • Whatsapp

Bekasi – Wakil Ketua DPD Partai Golkar Kota Bekasi Maryadi menyesalkan peristiwa keributan yang terjadi pada Selasa (7/7)di Kantor DPD Golkar Kota Bekasi.

“Mensikapi kejadian kemarin jelas itu sudah melukai hati kami sebagai kader Golkar. Sebab kantor ini simbol partai. Disitu ada guru kami, senior kami, kami tidak rela. Kami merasa tidak senang. kata Maryadi dalam siaran persnya di Kantor DPD Golkar Rabu, (8/7/2020)

Bacaan Lainnya

“Melihat kejadian tersebut kita merasa tidak senang maka kami berinisiatif akan melaporkan perbuatan tidak menyenangkan,”tambah Ketua Bapilu DPD Golkar ini.

Dirinya menjelaskan, kalau beliau (Andy Salim) sudah melaporkan ke Mabes Polri biarkan itu berproses.”Kenapa juga harus mengusir-usir senior kami (Abdul Manan). Kalau beliau sudah melaporkan ke mabes polri, ya silahkan,”tandas Maryadi.

“Teman-teman (lawyer) kami sedang memperisapkan bukti untuk melaporkan sore ini ke Polres Bekasi,”ujarnya.”Kalau beliau (Andi Salim) bilang rugi kami juga rugi dong orang belum dibayar semua,”jelasnya.

Namun saat ditanya wartawan soal kasus polemik kantor DPD Golkar Kota Bekasi. Maryadi enggan menjawab nya.”Kalau soal persoalan kantor itu urusan lawyer, Kami lebih mempersoalkan perbuatan tidak menyenangkan,”tandasnya.

“Adapun bukti pelaporan kami adalah video, foto dan ada saksi,”jelas mantan anggota DPRD ini.

Hadir dalam preskonfren tersebut sejumlah pengurus DPD Golkar Kota Bekasi, seperti Uri Huryati, Safei, H.Soleha, Rasnius Pasaribu dan lainnya. (ton)

Pos terkait