Diduga Mau Titip Calon Siswa, Dua Anggota Dewan Datangi Disdik

  • Whatsapp
Demo mahasiswa di Disdik Kota Bekasi terkait PPDB Online

Bekasi – Diduga hendak menitipkan calon siswa agar diterima di SMP Negeri, dua anggota DPRD Kota Bekasi kepergok oleh beberapa awak media. Kedua anggota dewan tersebut berinisial S dan AM.

Dugaan bahwa kedua anggota DPRD ini datang ke Dinas Pendidikan untuk menitipkan calon siswa yang gagal masuk SMP Negeri agar bisa diterima justru diakui oleh kedua anggota DPRD Kota Bekasi berinisial S dan Am.

Bacaan Lainnya

S dan Am yang membawa Map,  S membawa 2 map warna hijau, sedangkan Am membawa map warna coklat garis biru masuk ke Kantor Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bekasi.

Usai kedua anggota DPRD ini keluar dari gedung Dinas Pendidikan, beberapa wartawan pun langsung mengerumuni mereka untuk mengkonfirmasi terkait maksud kedatangan 2 anggota DPRD yang bukan sedang kunjungan kedinasan karena diketahui mereka berdua bukan dari Komisi yang sama.

“Tujuan saya ke kemari (Disdik) hanya sekedar membantu masyarakat yang meminta tolong ke saya untuk daftar PPDB tidak diterima, namun ditolak oleh mereka (Disdik).” ujar S bersama Am ketika dicecar awak media usai keluar dari kantor Disdik.

Diakuinya, bahwa ke Disdik karena ada salah satu orang tua calon siswa minta tolong anaknya dibantu masuk sekolah. Tapi Calon siswa tersebut tetap tidak bisa diterima masuk di jalur Zonasi yang dipilih.

“Disdik gak bisa bantu, kalau gak bisa mau ngapain lagi,” tutur S di halaman kantor Disdik.

Am mengaku membantu saudaranya yang mendaftarkan sekolah melalui PPDB Online di SMPN 6 namun juga tidak diterima.

“Ada saudara saya tinggal di Pondok Gede tidak masuk dalam jalur Zonasi, saya kira masih bisa ditolongin ternyata tidak, ya udahlah.” kata Am sembari bertelepon.

Saat dipertegas kembali tujuan kedatangan untuk menemui pejabat Disdik apakah untuk meloloskan saudaranya ?. AM terkesan berkelit menjawab bahwa Ia hanya mempertanyakan titik kordinat.

“Tidak. Saya hanya mempertanyakan saja apa bener titik kordinatnya hanya itu,” kilah dia.

Saat dipertegas apakah masyarakat dapat minta tolong ke DPRD di dapil masing-masing. Seperti yang di lakukan anggota dewan hari ini untuk membantu calon siswa sulit masuk melalui PPDB. Dengan tegas kedua anggota dewan tersebut mengatakan berulang-ulang tidak bisa.

“Gak bisa, gak bisa juga, gak bisa, kagak bisa mereka (red Dewan) sesuai aturan,” kata S dan Am sambil bergegas meninggalkan lokasi.

Sementara Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Bekasi Uu Saeful Mikdar membenarkan dua anggota DPRD yang datang menemuinya. Namun ia enggan menjelaskan secara detail tujuan dua anggota dewan tersebut.

“Benat tadi mereka (dewan) datang ke Disdik dan hanya mempertanyakan terkait proses PPDB,”ujar dia.

Mereka sebagai anggota dewan menurut Uu wajar datang dan banyak bertanya ke Disdik terkait proses PPDB Online (ton)

Pos terkait