PPDB 2020, Disdik Himbau Masyarakat Maksimalkan Waktu Prapendaftaran

  • Whatsapp
Foto. Uu Saeful Midar

Bekasi – Dinas Pendidikan Kota Bekasi menghimbau kepada masyarakat agar manfaatkan waktu semaksimal mungkin untuk melakukan pra pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) online 2020. Demikian disampaikan Sekretaris Dinas Pendikan Kota Bekasi UU Saeful Mikdar, Rabu (24/6/2020).

“Kepada masyarakat mohon manfaatkan waktu yang hanya tinggal 3 hari lagi untuk melakukan pra pendaftaran hingga mendapatkan akun aktifasi dan token,” ujar UU Saeful ketika dikonfirmasi diruang kerjanya.

Bacaan Lainnya

Selain itu, pria akrab disapa Uu ini juga menambahkan, Pemerintah Kota Bekasi telah menyiapkan tim operator di tiap Kecamatan untuk membantu masyarakat pra-pendaftaran penerimaan peserta didik baru (PPDB) online.

“Jadi tim operator itu terdiri dari Dinas Pendidikan, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, dan ada Dinas Sosial yang memberikan pelayanan ke masyarakat untuk membantu pendaftaran PPDB,”ucap pria bergelar Doktor ini.

Kata Uu, salah satu tahapan dalam PPDB ini adalah sosialisai, pengumuman dan sebagainya, kedua adalah Pra Pendaftaran untuk koneksitas data calon siswa ke sistem.

“Kalau calon perserta tidak ikut tahap Pra Pendaftaran, maka perserta sudah dipastikan tidak bisa mengikuti ke tahap yang ketiga yaitu pendaftaran,” jelasnya

Selanjutnya, pada pra pendaftaran, operator akan melakukan verikasi dokumen calon perserta. Setelah dinyatakan lolos, maka akan mendapatan kode token Ativasi ke situs SIAP PPDB Kota Bekasi.

“Nah disinilah kendalanya, saat melakukan aktivasi mungkin masyarakat bingung untuk melakukan langkah selanjutnya, tentu ini perlu kesabaran dan ketelitian dan memfaatkan waktu untuk berkonsultasi dengan operator Disdik yang ada dikecamatan,” tutur Uu.

“Silahkan terus berkomunkasi degan satuan-satuan pendidikan ditempat asal anak sekolah, kalau kurang jelas bisa ditanyakan kepada kepala sekolahnya.” Ia melanjutkan.

Uu mengatakan, calon peserta didik yang kesulitan mendaftar bisa langsung datang ke Kecamatan untuk dibantu tim operator.

Saat hendak dibantu untuk mendaftar, calon peserta didik wajib membawa akte kelahiran, kartu keluarga (KK), sertifikat atau piagam jika yang hendak mendaftar jalur prestasi.

Lalu, surat penugasan dari instansi orangtua atau surat pindah orangtua jika memilih jalur perpindahan orangtua. Terakhir, membawa surat pernyataan tanggung jawab mutlak dari orangtua.

Uu menyebut, PPDB ini merupakan hajat orang banyak. Namun, Ia pun sudah meminta kepada kepala sekolah, wali sisiwa, operator setiap sekolah untuk membuka ruang, jika masyarakat ada meminta informasi agar dilayani termasuk membantu masyarakat yang belum mengerti melakukan aktivasi ataupun melakukan masa pendaftaran yang dimulai tanggal 01 -04 juli.

“Jadi setelah tanggal 30 juni 2020 pada jam 00.00, layanan operator pra pendaftaran yang ada di kecamatan maka ditutup.” sebut Uu yang sebagai Ketua Panitia PPDB 2020.

“Masa Pra pendafaran, pelayanan yang telah kita buat semaksimal mungkin, Dengan pelayanan tersebut mudah-mudah masyarakat tidak ada yang terzolimi ,” sambung Uu.

Lanjutnya, pada persentasi penerima siswa baru pada masa pendafaran tentu tidak semuanya akan di terima,  jadi sisanya akan keswasta. Akan tetapi yang  perlu disadari oleh masyarakat dengan hal itu adalah kebijakan tidak pernah bisa memuaskan masyarakat tentu pasti ada pro dan kontanya.

“Penerima siswa, ada yang diterima dan ada yang tidak bisa diterima di sekolah Negeri tentu dibutukah ke Iklasan ,sebab kebijakan itu tidak bisa   memuaskan orang perorangan, namun Kebijakan itu, lebih mementingkan orang banyak,” pungkasnya. (ton).

Pos terkait