Ketua Umum Laskar Dewa Ruci Angkat Bicara Soal Pembakaran Bendera PDIP

  • Whatsapp

Bekasi – Ketua Umum Laskar Dewa Ruci Muchtar Muhamad angkat bicara soal pembakaran bendera Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) oleh demonstran penolak Rancangan Undang-Undang Haluan Ideologi Pancasila (HIP).

Pria akrab disapa Babe M2 menilai bahwa aksi unjuk rasa tersebut terdapat banyak pelanggaran dan kelalaian sehingga melukai hati banyak masyarakat Indonesia.

Bacaan Lainnya

“Sebagaimana diatur dalam Peraturan Kapolri Nomor 7 Tahun 2012 tentang Tata Cara Penyelenggara Pelayanan, Pengamanan, dan Penanganan Perkara Penyampaian Pendapat di Muka Umum bahwa melarang keras unjuk rasa yang menyatakan permusuhan, kebencian atau penghinaan terhadap suatu atau beberapa golongan rakyat Indonesia.” kata Muchtar, Jumat (26/6/2020).

Berikut 5 point pernyataan sikap Laskar Dewa Ruci yakni:

1. Menyayangkan terjadinya pembakaran Bendera Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan oleh para pengunjuk rasa, dan menuntut pelaku untuk segera ditangkap dan dihukum sesuai Undang-undang yang berlaku. Pembakaran Bendera tersebut telah mempertunjukkan penghinaan, permusuhan dan kebencian di muka Umum terhadap sekelompok golongan rakyat Indonesia.

2. Menyayangkan terjadinya pengahasutan dan fitnah atas Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan yang disamakan dengan Partai Komunis Indonesia oleh para pengunjuk rasa, dan menuntut pelaku untuk segera ditangkap dan dihukum sesuai Undang-undang yang berlaku.

3. Menyayangkan terjadinya penghasutan massa unjuk rasa yang menolak Rancangan Undang-undang Haluan ldeologi Pancasila (RUU HIP) menjadi unjuk rasa menurunkan Presiden.

4. Menyayangkan langkah Preemtif dan Preventif Kepolisian yang kurang sigap menghadapi aksi unjuk rasa yang telah terbukti jelas melakukan banyak pelanggaran.

5. Menuntut Kapolri untuk mencopot Kapolda Metro Jaya apabila dalam 1 Bulan permasalahan ini tidak dapat diselesaikan secara Hukum. (yan)

Pos terkait