DPP Demokrat Angkat Bicara Soal  Kadernya yang Abaikan Aspirasi Masyarakat

  • Whatsapp

Pandeglang – Ketua DPP Partai Demokrat Herman Khaeron akhirnya angkat bicara terkait tindakan salah satu kadernya, Iing Andri Supriadi yang mengabaikan aspirasi masyarakat desa Mekarsari Kecamatan Bojong Kabupaten Pandeglang terkait jalan rusak.

“Seorang wakil rakyat harus bisa menyerap aspirasi masyarakat. Sebab, dalam hal penyampaian aspirasi, ada hal yang perlu di perhatikan oleh seorang wakil rakyat dan itu menjadi bagian dari pada harapan rakyat.” kata Herman kepada wartawan Selasa, (2/6/2020) menanggapi.

Bacaan Lainnya

“Kalau pemahaman wakil rakyat inikan harus menyerap aspirasi dan harapan masyarakat, bahwa ada hal yang memang perlu diperhatikan dan itulah namanya aspirasi.” ia menambahkan.

Herman Khaeron selaku Ketua Badan Pembinaan Organisasi, Kaderisasi dan Keanggotaan DPP Partai Demokrat menegaskan, seorang pejabat apalagi wakil rakyat di daerah, seharusnya bisa memisahkan antara urusan pribadinya sebagai wakil rakyat dan sebagai individu.

“Memang kita harus memisahkan, ketika kita jadi wakil rakyat ya jadi wakil rakyat semuanya. Bukan menjadi sebagian, tapi menjadi seluruhnya.” tegas Herman.

Herman Khaeron menambakan akan segera merespon aduan masyarakat terkait kasus Ketua Fraksi Partai Demokrat Pandeglang, Iing Andri Supriadi.

“Memang kalau ada aduan ke DPP, saya akan merespon. Saya sebagai  Ketua DPP Bidang OKK tentunya, akan merespon setiap pengaduan masyarakat dan apapun itu yang menjadi kebaikan kesaya. Kami akan dalami dulu persoalannya. Kalau memang perlu tim kami turun, ya kami turun ke masyarakat.” tegas Herman.

“Nanti kami akan dalami persoalannya dan DPP akan secara bijak mengambil keputusan dalam persoalan ini. Ada pun kalau ada kader kami di bawah yang kurang merespon terhadap keinginan dan harapan rakyat kami juga menyampaikan permohonan maaf.” kata Herman.

Sebelumnya, puluhan pemuda yang mengatas namakan Gerakan Pemuda Mekarsari, Jumat (29/05) menggelar aksi protes di depan kantor Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrat Kabupaten Pandeglang. Puluhan pemuda Mekarsari tersebut merasa geram dan melaporkan Iing Andri Supriadi ke DPC Partai Demokrat Pandeglang.

Dalam suratnya, pemuda Mekarsari meminta agar Iing Andri Supriadi yang saat ini menjabat sebagai Ketua Fraksi Partai Demokrat, agar diberikan sanksi oleh partai.

Namun, Ketua DPC Partai Demokrat Pandeglang, Yoyon Sujana, Jumat (29/05) mengakui bahwa laporan Gerakan Pemuda Mekarsari tersebut sudah disampaikan ke DPD Partai Demokrat Provinsi Banten dan pihak DPC Demokrat Pandeglang tidak mempunyai kewenangan untuk memberikan sanksi kepada Iing Andri Supriadi.

Yoyon menjelaskan, kewenangan untuk memberikan sanksi terhadap Ketua Fraksi Partai Demokrat, Iing Andri Supriadi sepenuhnya ada di internal partai ditingkat Dewan Pimpinan Pusat partai.

Pihak DPC sambung Yoyon menegaskan, hanya mempunyai kewenangan menampung aspirasi, keluhan dan laporan masyarakat saj. (riz).

Pos terkait