Polda Banten Sekat Akses Menuju Merak

  • Whatsapp

Cilegon – Banten Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Banten melakukan filterisasi dan penyekatan terhadap kendaraan umum yang mencoba mudik dengan melintasi Jalan Tol menuju Merak, pada Sabtu (25/5/2020) sekitar pukul 22.00 Wib.

Dirlantas Polda Banten Kombes Pol Wibowo menyampaikan, filterisasi dan penyekatan terhadap kendaraan umum dalam rangka Operasi Ketupat Kalimaya 2020 atau operasi keselamatan dan kemanusian, yang dilaksanakan mulai 24 April s.d 31 Mei 2020.

Bacaan Lainnya

“Operasi Ketupat Kalimaya 2020 ini dalam rangka memutus rantai penyebaran Covid-19 dari daerah zona merah hingga ke daerah-daerah lain serta upaya penyekatan dilakukan untuk mempercepat Penanggulangan Covid-19,” katanya kepada, awak media.

Lebih lanjut ia katakan, sejak Kamis hingga Jumat ada sebanyak 200 an  kendaraan umum yang di setop dan kemudian di arahkan putar balik ke arah jakarta

“Tapi, Sabtu ini telah terjadi penurunan kendaraan sekitar 70 persen. Lantaran kendaraan yang masuk kita suruh putar balik ke arah jakarta. ” ujarnya.

Dijelaskannya, untuk kegiatan ini, Polda Banten menempatkan sekitar 15 Pos Chek Point di beberapa jalan utama dan arteri.

“Jadi, kendaraan yang boleh melintas dan menyebrang menuju Merak yakni, mobil sembako, mobil logistik, mobil barang, mobil medis, pemadam, ambulance, dan mobil petugas keamanan.”ucap dia

Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Edy Sumardi menambahkan, kegiatan Operasi Ketupat Kalimaya 2020 merupakan operasi kemanusiaan yang lebih mengedepankan pelayanan, perlindungan dan pengayoman kepada masyarakat di tengah pandemi Covid-19 dan juga mendukung kebijakan pemerintah terhadap adanya larangan untuk tidak mudik.

“Operasi Ketupat Kalimaya tahun ini berbeda dibanding tahun sebelumnya, karena lebih awal dilaksanakan dan lebih spesifik berdasarkan sasaran operasi di tengah kondisi Pandemi Covid-19” Jelas Edy terpisah.

Edy berharap, seluruh elemen masyarakat dapat bekerjasama mendukung kebijakan pemerintah tentang larangan mudik, hal tersebut bertujuan untuk menjaga keselamatan warga dan keluarga di kampung halaman

“Mari sayangi keluarga anda, jangan bawa potensi virus ke kampung halaman dan lebih baik di rumah aja” pungkasnya (sin) 

Pos terkait