Antisipasi Virus Corona, Disdik Himbau Tunda Kegiatan Outing Class

  • Whatsapp

Bekasi – Dalam rangka pencegahan perkembangan dan penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19) di lingkungan satuan pendidikan, Dinas Pendidikan Kota Bekasi menginstruksikan kepada satuan pendidikan untuk mengoptimalkan peran Unit Kesehatan Sekolah (UKS)

Demikian diutarakan Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Bekasi UU Saeful Mikdar Selasa (10/03/2020)..

Muat Lebih

Pihaknya kata UU memastikan ketersediaan sarana untuk cucí tangan pakai sabun (CTPS)
dan alat pembersih sekali pakai (tissue) di berbagai lokasi strategis di satuan pendidikan.

” Saat ini kita ingatkan kembali budaya cuci tangan dengan sabun dan air yang mengalir, tapi toh, meski tidak ada kondisi [infeksi] Virus Corona begini,” ujar UU saat mengikuti Paripurna HUT kota Bekasi,”ujarnya.

Terkait surat edaran NO 3 tahun 2020, UU menjelaskan bahwa peningkatan kewaspadaan dan kebersihan lingkungan menjadi kunci. Tidak perlu panik menanggapi ini, tapi tidak pula menyepelekan.

“Dinas pendidikan sudah menghimbau kepada para Kepala Sekolah, baik itu negeri maupun swasta, dan Kepala Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat, untuk melakukan tindakan preventif dan antisipatif terhadap penyebaran virus ini,” ujar UU.

Mengimbau kepada warga sekolah untuk menjaga kesehatan dengan menerapkan Pola Hidup Bersih Sehat, seperti cuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir, mengonsumsi makanan dengan menu bergizi dan seimbang, melakukan aktivitas fisik seperti biasa dan istirahat cukup.

Menghindari kegiatan di keramaian yang tidak bermanfaat, membatasi aktivitas warga sekolah di luar lingkungan sekolah, dan mengimbau warga sekolah yang sakit untuk istirahat di rumah, serta menjaga lingkungan tempat kerja tetap bersih dan higienis.

“Terkait pelaksanaan Outing class UU menghimbau setiap sekolah jangan dulu melaksanakan dulu karya wisata, karena saat ini fenomena virus corona sedang berlangsung. Dikhawatirkan, karya wisata bisa menimbulkan dampak-dampak yang tak diinginkan,” ujar.

UU menilai, ketika musim liburan sekolah tidak sedikit tenaga pendidik yang mengagendakan karya wisata ke tempat-tempat yang banyak dikunjungi wisatawan.

“Kami merasa khawatir, karena tempat-tempat yang dituju siswa dari sekolah-sekolah pasti banyak dikunjungi wisatawan lain. Tidak menutup kemungkinan, bahkan ada wisatawan luar negeri dari negara-negara yang sudah terjangkit virus corona. Makanya, imbauan ini diberlakukan dari mulai TK, SD, dan SMP,”

“Akan tetapi, jika karya wisata tetap diagendakan, maka disarankan agar para siswa mengunjungi tempat-tempat wisata yang masih berada di wilayah yang belum terindikasi Virus Corona.”tutupnya (yan)

Pos terkait