Antisipasi Banjir Susulan, Ini Langkah Pemkot Bekasi

  • Whatsapp

Bekasi – Pasca banjir, Wakil Walikota Bekasi, Tri Adhianto bersama jajaran meninjau sejumlah lokasi titik banjir. Berdasarkan hasil peninjauan itu, terdapat ke sejumlah titik yang menjadi fokus penanggulangan banjir yakni,  RW 20 dan RW 22.

Di Jalan Alpukat wilayah RW 20 misalnya terlihat aliran kali yang dipenuhi sampah dan tumbuhan liar yang menjadi penyebab aliran sungai tersendat. Dari masalah tersebut Pemkot Bekasi melalui BBWSCC dan dinas terkait dijadwalkan segera melakukan pengerukan dan normalisasi sungai.

Bacaan Lainnya

Kemudian di RT 09, dimana ada lahan fasos fasum seluas 2400 m2 yang bisa dimanfaatkan untuk pembuatan foldel dengan kedalaman 8 meter.

Menurut Tri, lahan tersebut sangat dimungkinkan sebagai pengendali muka air dan penampung air banjir. “Disini bisa kita Buatkan folder untuk mengendalikan air minimal bisa mengurangi banjir dengan pompa pompa yang kita sediakan,”kata Tri Senin, (2/3/2020).

Sementara di RW 22 lanjut dia, terdapat sepanjang aliran kali Bancong berdiri bangunan liar yang menjadi penyebab banjir. Atas hal itu, Tri berpendapat bahwa salah satu jalan keluar dari persoalan tersebut dengan melakukan penataan sungai kembali. Untuk itu ia memerintahkan dinas terkait untuk dilakukam penertiban.

“Daerah aliran sungai tidak boleh didirikan bangunan, ini harus segera ditertibkan, karena aliran air jadi makin menyempit dan kita kesulitan untuk lakukan normalisasi,” tutur pria yang akrab disapa Mas Tri.

Lebih lanjut Politisi. PDIP itu mengatakan bahwa akan melakukan sosialisasi sebelum nantinya ditertibkan dan dilakukan normalisasi. Dalam kesempatan itu Tri juga mengajak dinas DSA dari Kabupaten Bekasi untuk dapat mendukung program tersebut dikarenakan aliran kali melintas wilayah Kabupaten Bekasi sebelum menuju ke laut  (ton) 

Pos terkait