Reses Pertama, Anggota DPRD Kota Bekasi Rasnius Pasaribu Dihadiri Ratusan Warga

  • Whatsapp

Bekasi – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bekasi Rasnius Pasaribu mengadakan reses di Bekasi Utara tepatnya di Jalan Bryant AS Blok 13 A RT 002/019, Kelurahan Harapan Jaya Kecamatan Bekasi Utara, Jumat, Kota Bekasi. (28/2/2020).

Reses pertama ini dihadiri ratusan warga yang hadir. Pada umumnya aspirasi warga didominasi terkait pembangunan infrastruktur yang belum terealisasi dan masalah penanggulangan banjir yang saat ini terjadi.

Bacaan Lainnya

N Sijabat (53) menyampaikan, aspirasinya terkait penanganan banjir, penyebab banjir merupakan kurang berfungsinya saluran air yang ada, hal ini disebabkan banyaknya lumpur dan sampah di dalam saluran tersebut.

Selain masalah saluran, Sijabat juga menyampaikan terkait akses jalan menuju rumah ibadah yang ada di Harapan Jaya, ia berharap Dewan dan Pemkot dapat memberikan solusi bagi warga gereja dengan membuka akses jalan menuju gereja.

Pada kesempatan itu, Rasnius Pasaribu akan berupaya mengawal usulan warganya sampai usulan tersebut terlaksana terutama pembangunan jalan dan saluran air.

”Untuk aspirasi warga di 2021 ini kita kawal begitu juga aspirasi warga hari ini untuk APBD 2021 mendatang,” jelas anggota Komisi III DPRD Kota Bekasi saat reses.

Lebih lanjut ia mengatakan, terkait masalah Kartu Sehat (KS) mengalami perubahan mekanisme penggunaan Kartu Sehat berbasis NIK di tengah menjalani rekomendasi KPK Bidang Pencegahan dan adanya sejumlah aturan pemerintah lainnya.

Hal itu terjadi, agar tidak terjadi tumpang tindih anggaran atau double cost. Baik antara klaim pembiayaan Kartu Sehat berbasis NIK Bekasi dengan BPJS Kesehatan milik Pemerintah Pusat.

“Namanya berubah bukan lagi Jamkesda KS-NIK tapi menjadi Layanan Kesehatan Masyarakat dengan mengunakan NIK.”ujar bapak dua anak ini.

“Informasinya keuangan Pemkot sudah ada peningkatan sekarang sudah mencapai 5,8 triliunan belum termasuk dana perimbangan dari propinsi dan pusat,sedangkan PAD kita saat ini baru mencapai 3 triliun,” ungkapnya.

Dia menegaskan, aspirasi warga akan diperjuangkan untuk RAPBD 2021. Karena APBD 2020 sudah diputuskan oleh dewan yang sebelumnya.

“Itulah pentingnya ada wakil rakyat yang bisa mengawal aspirasi warga. Mari bersama sama bersatu untuk memperjuangkan aspirasi warga, Meski begitu saya komitmen akan mengawal aspirasi yang sudah diusulkan untuk tahun 2021,” pungkas. (adv) 

Pos terkait