Disnaker Gelar Seminar K-3 Bersama Aliansi Buruh Kota Bekasi

  • Whatsapp

Bekasi – Aliansi Buruh kota Bekasi yang didalamnya tergabung berbagai Serikat Pekerja (SP) dan Serikat Buruh (SB) di Kota Bekasi menggelar seminar K-3 (Kesehata dan Keselamatan Kerja) di Pendopo kantor Walikota Bekasi, Senin (10/2/2020). dan puncak bulan K-3 ini jatuh pada 12 Februari 2020.

Kegiatan seminar K-3 yang dibuka oleh Wakil Walikota Bekasi Tri Adhianto Tjahyono, Kadis Naker Kota Bekasi Ika Indah Yarti bertindak sebagai pembicara Anggota DPR RI Komisi IX Obon Tabroni, Wakil Ketua Presiden K-SPSI R.Abdullah, Presiden K-SPI Said Iqbal, Firman Budiawan Direktur LION Indonesia dan Dr Suraya dari INABAN.

Bacaan Lainnya

Wakil Walikota Bekasi, Tri Adianto membacakan sambutan dari menaker RI dalam rangka kampanye bulan K-3 tahun 2020 dengan Thema “Optimalisasi kemandirian masyarakat Berbudaya K-3 pada era Revolusi industri 4.0 berbasis Teknologi Baru,”.

“Saat ini kita konsentrasi terkait dengan keselamatan dan kesehatan kerja K-3,ini yang pertama adalah tentunya payung hukum yang perlu kita dorong untuk dirubah karena sudah hampir 50 tahun UU tersebut merupakan UU yang pertama di buat,”jelas Tri.

Kedua adalah membangun kesadaran, terkait tenaga kerja,ini tidak saja dilakukan oleh pemerintah Daerah,juga ada tugas pemerintah pusat, juga oleh serikat pekerja itu sendiri.

Terkait dengan sarana dan prasarana keselamatan dan kesehatan kerja, kita akan mengajak universitas dan kaum Akademisi untuk ikut peduli dan mendorong agar lebih bisa diterima oleh pekerja yang ada di Kota Bekasi.

Untuk pengawasan tenaga kerja terang Wali, pengawas PNS di bidang ketenagakerjaan masih minim yang memiliki sertifikasi sebagai penyidik,ini juga akan kita dorong agar kedepannya staf pengawas kemudian mendapatkan sertifikasi sebagai penyidik pegawai negeri sipil, dengan demikian keselamatan kerja dapat terpantau oleh penyidik di Kota Bekasi.

Sementara, Kepala Dinas Tenaga kerja (Disnaker) Kota Bekasi Ika Indah Yarti mengatakan kegiatan bulan K-3 berjalan dengan baik, untuk kota Bekasi sendiri menurutnya masih kurang optimal hal ini dikarenakan fungsi dari Pengawas sudah di ambil alih oleh Provinsi jabar.

Namun lanjut Ika, pengawas terus berkoordinasi dengan Disnaker kota Bekasi sehingga pengawasan terhadap K-3 ini dapat terdata dengan baik.

Untuk data terkait K-3 ini, belum memiliki secaradetail karena masing-masing pihak seperti BPJS ketenagakerjaan dan Kesehatan memiliki data sendiri.”katanya.

Peran serta dari BPJS ketenagakerjaan sangat besar dimana ranahnya untuk mendata adanya kecelakaan kerja yang di klaim oleh pekerja itu sendiri.

Selain itu, peran dari BPJS Kesehatan terkait perlindungan kesehatan tenaga kerja dengan memberikan pembinaan terkait kesehatan ketenagakerjaan di kota Bekasi.

“Hari ini bersama sama serikat pekerja yang merupakan lini sektor tenaga kerja melaksanakan seminar K-3, bagaimana kita semua dalam hal ini dinas tenaga kerja dan pemerintah kota menyampaikan bahwa bulan K-3 ini memang harus digalakkan artinya diingatkan kembali, kegiatan hari ini mengusung tema “Tahun 2020 optimalisasi kemandirian masyarakat berbudaya K3.” ucapnya. (adv)

Pos terkait