2019, Penerimaan Pajak Kanwil Jabar II Ditargetkan Tembus 45.59 Triliun

  • Whatsapp

Bekasi: Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jawa Barat II menargetkan penerimaan pajak akan mencapai Rp45,48 triliun pada 2019.

Kepala Bidang P2 Humas Kanwil DJP Jawa Barat II Dwi Amiarsih menjelaskan, pada 2018, realisasi penerimaan mencapai sebesar Rp38,74 triliun atau setara 84,98 persen dari target sebesar Rp45,59 triliun.

Muat Lebih

“Penerimaan pajak ini berasal jenis pajak PPN inpor sebesar 23,57, inpor dalam negeri 22,22 persen dan PPH 17,68 persen.”katanya di acara media gatering bersama awak media Jalan Jatibening Kecamatan Pondok Gede. Senin, (17/2/2020).

Dikatakan, sektor sektor usaha yang berkontribusi paling besar dari jenis pajak terhadap penerimaan pajak yaitu industri pengelolaan mencapai 64,16 persen. Selanjutnya perdagangan besar dari eceran mencapai 12,92 persen, kontruksi mencapai 4,88 persen dan Real Estate mencapai 4,38 persen.

ia juga menjelaskan rasio pertumbuhan wajib pajak dalam menyampaikan surat pemberitahuan (SPT) yang disampaikan secara daring (e-filling) telah melebihi target yakni 317.714 SPT dari target 275.649 SPT atau 137 persen.

“Namun untuk kepatuhan baik dering maupun manual masih perlu ditingkatkan lagi karena masih dibawah rata rata nasional dan tidak baik dari sebelumnya.”ungkapnya.

Dwi menjelaskan lebih lanjut, untuk kepatuhan hukum Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS), pihaknya sudah memproses kurang lebih 51 laporan pada 2019 lalu.”Dari 80 kasus bukti permulaan tindak pidana perpajakan, 2 diantaranya masih tahap penyidikan.”jelasnya.

Upaya yang dilakukan pihaknya untuk mencapai target pada tahun ini adalah dengan ekstensifikasi wajib pajak baru, mengawasi pelaksanaan pajak pada pelaku e-commerce, online dan lain-lain.

“Untuk 2019, Kanwil DJP Jabar II akan lebih mengoptimalkan edukasi dan perusasi agar masrakarat sadar akan kewajibannya. Akan dilaksanakan penyisiran untuk menambah jumlah wajib pajak yang selama ini belum mengetahui kewajibannya,” tuturnya

Dirinya mengimbau supaya seluruh WP melaksanakan kewajiban pajaknya dengan benar, lengkap, dan jelas.”Silakan konsultasikan pada kantor pajak terdekat jika terdapat kesulitan dalam melaksanakan kewajiban perpajakannya,” tandasnya. (ton).

Pos terkait