Selain Infrastruktur, Pembentukan Koperasi Bank Syariah Jadi Perioritas di Kelurahan Kranji

  • Whatsapp

Bekasi – Sebanyak 64 usulan kegiatan dibahas dalam musyawarah perencanaan pembangunan (Musrenbang) yang dibahas di Aula Kelurahan Kranji, Kecamatan Bekasi Barat Selasa, (21’1/2020). Seluruh usulan ini merupakan hasil rembuk warga di 16 RW tiga hari kedepannya.

Lurah Kranji Andi Kustanto mengatakan, musrenbang ini digelar untuk menjaring aspirasi warga di 16 RW di Kranji sampai tiga hari kedepan untuk mengupdate program program kerja Wali Kota Bekasi dari seluruh usulan.

Muat Lebih

“Usulan yang kami terima merupakan usulan yang belum teralisasi. Dan itu akan kita ajukan di 2021 mendatang.” kata Andi usai Musrenbang yang dihadiri anggota dewan dari Fraksi Gerindra, OPD dan masyarakat.

Andi menyebut, nantinya di setiap RW harus menentukan empat (4) usulan perioritas yang ada diwilah masing-masing. sedangkan dari dinas terkait mengusulkan pembangunan sekolah dan pelayanan kesehatan (puskesmas).

“Usulan itu sesuai tema musrembang kita kali ini yakni, peningkatan Kesejahteraan masyarakat dan kapasitas Pelaku ekonomi,”tuturnya. Pihaknya juga memasukan program untuk antisipasi banjir seperti pengerukan kali yang di sungai Beringin maupun Kali Cakung. Selanjutnya penurapan atau pembangunan tanggul kali yang ada juga perlu diperbaiki.

“Itu juga kami usulkan mengingat musibah banjir beberapa waktu lalu sehingga terjadi genagan air yang mengibatkan jalan rusak. Karrena sebelumnya itu tidak kami rencanakan tapi ternyata itu jadi temuan baru yang memang harus direalisasikan, ” jelas Andi.

Lebih jauh ia katakan, perioritas program peningkatan kesejahteraan masyarakat bukan hanya terfokus pada bidang infrastruktur saja namun juga pembentukan koperasi Bank Syariah di setiap mesjid yang ada di Kelurahan Kranji.

“Kita berharap dari 16 mesjid, kelurahan Kranji punya koperasi Bank Syariah di setiap mesjid Sebab itu juga salah satu peningkatan pelaku ekonomi juga untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.”ujarnya..

“Bank sampah juga punya nilai ekonomis dan ini juga merupakan program kerja Pak Wali Kota yang harus kita dukung bersama.,”ia melanjutkan. Bukan hanya itu, Kelurahannya juga akan memfasilitasi kampung hidroponik minimal ada perwakilan di setiap kelurahan harus ada satu kampung percontohan hindroponik untuk menunjang program kerja 2020-2021 kedeoan.

“Untuk saat ini, baru ada 3 RW yang sudah buat usaha tanaman hidroponik tapi skalanya masih kecil sebab itu hanya untuk swadaya mandiri saja dan belum sampai ke produksi pasaran.” tutupnya. (ton) 

Pos terkait