Langganan Banjir, Perumahan PGP Harus Direlokasi demi Keamanan

  • Whatsapp

Bekasi – Perumahan Pondok Gede Permai (PGP) yang terletak di Jatirasa-Jatiasih, Kota Bekasi, Jawa Barat, merupakan wilayah langganan banjir setiap musim hujan tiba. Maka itu, diusulkan agar direlokasi.

Tiga Rukun Warga yang ada di Perumahan PGP mencapai 1.364 Kepala Keluarga (KK) atau 5.456 jiwa. Rinciannya RW 08, 354 KK (1.416 jiwa); RW 09, 410 KK (1.640 jiwa); dan RW 10, 600 KK atau 2.400 jiwa.

Bacaan Lainnya

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi berharap warga mau direlokasi demi keselamatan bersama. Apalagi, usulan relokasi itu sudah disampaikan ke Presiden Joko Widodo ketika dirinya diundang ke Istana Negara beberapa waktu lalu.

“Ini bukan lagi persoalan respons warga, tetapi ini masalah keselamatan dan kenyamanan. Karena lokasi (Perum PGP) tidak cocok untuk pemukiman, lebih baik dibangun untuk tandon,” kata pria yang akrab disapa Pepen ini kepada wartawan, Sabtu, (11/1/2020).

Masalah relokasi ini, kata dia, juga disampaikan kepada kementerian terkait, temasuk berdiskusi dengan sejumlah pejabat atas masalah banjir yang menerjang Jakarta, Bogor, Depok, dan Bekasi (Jabodetabek) pada Rabu 1 Januari 2020.

“Tadi pagi juga sampaikan, ada pesan dari Bupati Bogor kalau bisa yang Vila Nusa Indah wilayah Bogor yang banjir itu diikutkan menjadi tandon. Jadi PGP dengan separuh Vila Nusa Indah,” kata Rahmat.

Dia berharap masyarakat yang tinggal di Perum PGP bersedia dalam membebaskan lahan ini, karena banjir tahunan yang menerjang wilayah Perum PGP ini sudah menyangkut keamanan, sehingga harus direlokasi.

“Di ujung Narogong di antara Cileungsi dan Bukit Hambalang itu ada tandon, tapi dipakai juga buat air minum. Nah, kalau ada tandon lagi nanti bisa menangkap DAS (daerah aliran sungai) yang ada setelah PGP,” kata dia. (ton) 

Pos terkait