Soal Outing Class SMPN 1 Bekasi Sebesar Rp585, Kepsek: Saya Siap Dilaporkan ke Kejaksaan

  • Whatsapp

Bekasi – Banyak cara untuk meraup keuntungan bahkan bukan hanya dilakukan oleh pedagang maupun pembisnis. Namun kali ini dunia pendidikan pun tidak mau kalah ketinggalan.

Seperti halnya yang di lakukan SMPN 1 Kota Bekasi. kegiatan Outing Class yang dilakukan pada 15 Oktober 2019 lalu diduga jadi ajang komersial.

Muat Lebih

Pasalnya, dari 360 jumlah anak didik kelas 8 SMPN 1 Kota Bekasi dipungut biaya untuk kegiatan itu sebesar Rp 585 ribu dan dipotong cash back sebesar Rp100 ribu per siswa. Outing Class tujuan Bandung menggunakan kendaraan sebanyak 9 Bis.

Dikofirmasi, Kepala SMPN 1 Kota Bekasi Euis Siti Halimah mengatakan, sekolah melalui komite bersama orangtua sudah sepakat untuk mengadakan outing class bagi siswa siswi kelas 8.

“Saya juga bingung, kegiatan itu kan uda lama, trus kenapa diberitain sekarang,”kata dia heran saat ditemui Rabu, (26/12/2019) terpisah.

Tentang cash back yang Rp100, ia mengatakan uang itu diperuntukan untuk uang saku guru pembing, beli AC dan tanaman hidroponik.Bukan hanya itu, selain buat tip ke supir travel, juga diperuntukan untuk membiayai subsidi silang bagi siswa kurang mampu yang belum dibayarkan.

“Wajar lah, misalkan, kalau kita beli barang kan ada diskonnya, ada cash backnya, dan itu sudah biasa,”ucapnya.

Namun anehnya, ia tidak bisa memberikan lebih jelas perincian besaran harga atau biaya bis travel tersebut.”Kalau soal biaya sih saya engga tau, sekolah kan tinggal bersihnya doank,”pungkasnya.

Kendati demikian diakuinya bahwa, kegiatan outing class ini sudah diketahui dan mendapat izin dari Dinas Pendidikan.”Semuanya ada dokumentasinya, baik itu MoU antara sekolah dengan Travel maupun  persetujuan orangtua siswa.”tandasnya.

Ia pun tidak mempermasalahkan apabila  dalam kegiatan outing class ini dirinyal akan dilaporkan ke penegak hukum dalam hal ini kejaksaan.

“Silahkan saja, saya mah siap aja. Lagian apanya yang dilaporin, emang disitu ada korupsinya, dan apa yang dikorupsi, semua ada dokumennya kok,” kata Euis saat dimintai tanggapan terkait dirinya akan dilaporkan ke kejaksaan. (ton) 

Pos terkait