Perayaan Misa Natal Perdana Gereja Santa Clara di Jaga ketat Aparat Polri dan TNI

  • Whatsapp

Bekasi – Walikota Bekasi Rahmat Effendi dan wakilnya Tti Adianto mengunjungi Perayaan Perdana Misa Natal Gereja Santa Clara yang berlangsung Selasa (24/12/2019) yang di hadiri Kapolres Kota Bekasi dan Dandim 0507 Kota Bekasi dan dijaga ketat oleh aparat kepolisian dan TNI.

Alfonsius sebagai ketua panitia natal kepada media mengatakan “perayaan Natal yang pertama di paroki santa clara memang penuh kegembiraan, penantian Gereja ini selama kurang lebih 22 tahun baru hari ini terlaksana perayaan misa natal yang pertama di mana menggabungkan antara seroja dengan wisma Asri menjadi satu di Gereja ini.

Bacaan Lainnya

Sesuai dengan tema yang di ambil dari Yohanes 15 ayat 14-15, mengatakan bahwa hiduplah sebagai manusia untuk sesama mencintai sesama dan menyayangi sesama,dengan harapan kita bisa membawa damai kepada sesama kita khususnya di warga kota bekasi mari kita bergandengan tangan merajut persatuan dan kesatuan menuju NKRI.

Menurut Alfonso pengamanan Natal seperti ini sangat luar biasa kami berterima kasih kepada semua komponen keamanan dari Polsek dan Koramil sampai kepada muspika Camat Lurah,RT/RW,semua terlibat termasuk ormas untuk perayaan Natal saat ini.

“Kami jemaat Gereja Santa Clara sangat berterima kasih atas kunjungan Walikota Bekasi Rahmat Effendi dan Wakil Wali kota  Tri Adianto beserta camat dan aparatur pemerintah kota Bekasi ini momen yang sangat penting perayaan Natal perdana di Gereja ini.”ucap Alfonso.

Sementara Kapolsek Bekasi Utara Dedi Nurhadi saat di wawancara mengatakan “Pengamanan Natal di wilayah Bekasi utara kita mengadopsi atau berdasarkan rencana operasi lilin yang ditentukan dari tingkat Mabes Polri tingkatan Polda sampe Polres jadi kita memberdayakan seluruh komponen masyarakat yang ada TNI Polri dari Pemkot maupun Polmas.

“Jadi kita semua setiap gereja ataupun tempat yang dijadikan kebaktian ada amanat dari personil kepolisian dari Polsek Bekasi Utara tapi untuk yang gereja gereja besar kita lebih banyak ketimbang pengamanan yang ada di gereja gereja yang jemaatnya sedikit,”terang Dedi.

Untuk pengamanan saat ini tidak ada yang khusus terang Dedi “jika kita lihat sepanjang dari agustus sampe sekarang itu masyarakat sudah mulai memahami arti dari toleransi sehingga kita sampaikan ke pimpinan bahwa walaupun memang santa clara sudah kondusif tetap secara jumlah personil tetap lebih banyak.

Dedi menjelaskan pengamanan hari ini melibatkan personil dari kepolisian 20 personil,TNI 10 personil dari kecamatan 20,pengamanan dari Gereja sendiri ada 20 dan dari kademangan 30.dan total pemgamana di Gereja Santa Clara berjumlah 100 personil jelas Dedi.

Tekait pengamanan natal dan menjelang Tahun baru di wilayah Kecamatan Bekasi Utara kata Dedi, pihaknya sudah melakukan apel kesiapsiagaan tiga pilar “Intinya seluruh yang melaksanakan misa atau kebahagiaan kita adakan pengamanan.”ungkap dia.

Dedi berharap “semua bisa berjalan lancar,sahabat dan temen temen kita yang nasrani dan katolik bisa damai melaksanakan ibadah hari rayanya himbauan kepada masyarakat bukan lagi meninggikan satu golongan atau agama namun tinggikanlah keimanan agama kita masing masing demi terjaganya kerukunan umat beragama di kota Bekasi. (yan) 

Pos terkait