Ketua DPRD Dukung Pembangunan Gedung Kejari Kota Bekasi

  • Whatsapp

Bekasi – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bekasi mendukung  pemberian bantuan hibah untuk pembangunan gedung Kejaksaan Negeri (Kejari) oleh Pemerintah Kota Bekasi yang bersumber dari APBD sebesar Rp33 miliar lebih. Demikian disampaikan Ketua DPRD Kota Bekasi Choiruman J Putro Jumat, (13/12/2019).

“Intinya, kami bagian dari pimpinan daerah memang memberikan perhatian khusus bagi kebutuhan fasilitas sarana prasarana yang mendukung kinerja penegak hukum,”ujar Choiruman.

Namun kata dia, pihaknya masih melihat ada banya kendala yang di dapat berkaitan dengan ketersediaan fisik bangunan yang memadai.

“Seperti yang disampaikan Wali Kota begitu juga dengan jawaban Kejati bahwa memang sangat efektif bantuan hibah dari daerah yang bisa membantu mempercepat penyediaan fasilitas fisik bangunan.”ia menjelaskan.

Mudah mudahan menurut dia bantuan – bantuan yang sudah dialokasikan dari APBD Kota Bekasi ini tentunya mendapat dukungan daerah.”Itu Makanya, kemungkinan kami bisa membantu beck up kinerja instansi vertikal yang ada di Kota Bekasi,”pungkasnya.

“Pada prinsipnya, Kami DPRD mendukung, nah tinggal bagaimana menyampaikan secara bermanfaat kewajiban-kewajiban yang sudah dibankang secara posisi termasuk penyediaan anggaran pendidikan, kesehatan, infrastruktur dan dana kelurahan.”ucap politisi PKS ini menambahkan.

“Bantuan ini peroritas. Tadi saya juga sempat nanya Kejati. memang ini (bantuan) menjadi kebijakan di APBN yang membatasi pembangunan fisik bagi lembaga vertikal daerah. Kalau demikian kebijakannya, kita mendukung. itu membantu peningkatan layanan bagi lembaga lembaga vertikal lainya.” sambung dia.

Tentang masih adanya beberapa bangunan yang belum rampung atau mangkrak Choiruman mengatakan bahwa itu juga akan menjadi perhatian oleh pihaknya dalam mengevaluasi kinerja anggaran termasuk pendapatan daerah karena kenyataanya dari target pendapatan daerah memang meleset jauh.

“Terus terang, kami menyampaikan kritikan keras pada ekesekutif bahwa pencapaian PAD, itu hanya 3%. Itu sudah disampaikan dalam rapat banggar. Dan kata mereka, itu menjadi catatan paling penting untuk mencapai target di 2020 dan harus mencapai 90 persen ke atas,”tutup Choiruman. (ton) 

Pos terkait