DPD Golkar Kota Bekasi Pastikan Tidak Ada Kadernya Terlibat Narkoba

  • Whatsapp

Bekasi – Beredarnya penangkapan yang diduga salah satu kader Partai Golkar oleh Polres Metro Bekasi Kota pada Minggu (22/12/2019) lalu, dibantah oleh Wakil Ketua DPD Golkar Kota Bekasi Bidang Pemberdayaan Perempuan, Lita Wahyu.

“Kita keberatan atas salah satu pemberitaan yang beredar tersebut, tapi jika dia kader Golkar sebut gapapa. Kita akan bersihkan, tapi untuk sekarang ini kita belum mengetahui perkembangan pastinya,” ucap Lita.

Bacaan Lainnya

Menurutnya, dari infornasi yang dibaca olehnya dari salah satu pemberitaan online yang beredar. Dirinya dapat memastikan bahwa, nama-nama yang disebutkan bukan kader Golkar Kota Bekasi.

“Sementara itu yang kita tau dari pemberitaan bukan kader Golkar Kota Bekasi,” ucapnya.

Hal senada juga diucapkan oleh Wakil Ketua DPD Partai Golkar Kota Bekasi Bidang Seni Budaya, H. Alex Salim, jika memang dia kader Golkar dan sudah ditetapkan tersangka oleh Polres Metro Bekasi Kota, dirinya mempersilakan untuk menyebutkan identitasnya.

“Jika memang sudah terbukti dipublikasi tidak apa-apa, dan kita juga tidak akan ada toleransi,” tegasnya.

Tentunya, Ketua DPD Golkar Kota Bekasi, Rahmat Effendi tidak akan mentoleran hal tersebut. Jika memang kader Golkar Kota Bekasi terbukti memakai narkoba.

“Ketua tidak akan mentoleransi dengan kadernya yang terlibat narkoba, manakala ada kader atau pengurusnya terlibat narkoba hari itu juga kita akan bersihkan, itu berlaku untuk siapapun, dan kita tegaskan kembali dari nama-nama yang ada dalam pemberitaan tidak ada satupun kader Golkar Kota Bekasi,” tegasnya.

Terpisah, Wakasat Narkoba Polres Metro Bekasi Komisaris Polisi Suwolo Seto membantah ada penangkapan kader partai Golkar.”Para pelaku, tidak ada kader Golkar maupun ormas di Kota Bekasi,” kata dia dalam siaran persnya Rabu, (26/12/2019).

Sebelumnya, Satuan Narkoba Polres Metro Bekasi kota menangkap sejumlah orang yang menggunakan narkoba. Para Tersangka ditangkap saat menggunakan barang haram itu di apartemen Center Poin, Jalan A. Yani, pada Minggu (22/12) pukul 01:00 Dinihari.

Dalam penangkapan tersebut polisi mengamankan 3 tersangka yaitu Cahyo Kurniawan (BB 0,2 gram sisa pakai, urine positif Methampetamine dan THC), Reza Andrian (BB Nihil urine positif Meth), Bayu Kurniawan (BB Nihil urine po.

“Setelah dilakukan interogasi, tersangka mengaku membeli Shabu tersebut dengan harga 400 (empat ratus ribu) dari seseorang bernama Kamaludin,” ujar Kapolres Metro Bekasi kota Kombes Pol Indarto saat akan melakukan pemantauan misa natal di Jalan A. Yani pada Selasa (24/12).

Ketika disinggung terkait kader patai Golkar yang diduga ikut ditangkap saat pengerebekan, Kapolrestro Bekasi Kota Kombes Pol Indarto mengaku hal itu masih dalam tahap penyelidikan.

“Saya malah belum mendalami orangnya satu-satu tapi yang jelas saya sudah dapat laporan itu, karena masih dalam pengembangan kemarin belum bisa di ekspose dan tadi sudah dapat laporan bahwa besok sudah bisa kita ekspose,” tambah Indarto.

Dikatakan Indarto, penangkapan tersebut diawali dengan penangkapan seorang pengguna narkoba berinisial EG yang kemudian berhasil menangkap penjualnya. Pelaku berinisial K (37) ditangkap pada malam harinya dengan barang bukti 2 klip bening diduga sabu dan satu (1) linting ganja, Minggu 22 Desember pukul 21:00 WIB.

Sedangkan dua orang tersangka lain kini masih diburu polisi. Para tersangka terancam pasal 112 ayat (1) dan 114 KUHP dengan ancaman  hukuman diatas 5 (lima) tahun penjara. (dra)

Pos terkait